image

Foto: Istimewa

12 Oktober 2017 | 08:33 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Kali Ketiga Berturut-turut, Harga Minyak Kembali Menguat

NEW YORK, suaramerdeka.com- Lantaran Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan bahwa pasar minyak menunjukkan tanda-tanda penyeimbangan kembali, harga minyak dunia menguat untuk sesi ketiga berturut-turut pada Rabu (Kamis pagi WIB).

Dari patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, naik 0,38 dolar AS menjadi menetap di 51,30 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Untuk patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, naik 0,33 dolar AS menjadi ditutup pada 56,94 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Diperikiakan pada 2017, pertumbuhan permintaan minyak dunia diperkirakan meningkat sebesar 1,5 juta barel per hari, merupakan revisi naik dari laporan sebelumnya, terutama mencerminkan data baru-baru ini yang menunjukkan perbaikan dalam kegiatan ekonomi, menurut laporan bulanan OPEC pada Rabu (11/10).

Ditambahkan,  membaiknya prospek ekonomi dalam ekonomi dunia membuat permintaan minyak dunia diperkirakan akan tumbuh sebesar 1,4 juta barel per hari, khususnya Tiongkok dan Rusia. OPEC juga mengatakan bahwa pasar minyak secara bertahap mengalami pengetatan setelah bertahun-tahun kelebihan pasokan.

Sehari sebelumnya, harga minyak memperpanjang kenaikannya dengan harga minyak mentah AS mencatat kenaikan harian terbaik dalam dua minggu terakhir, setelah Arab Saudi mengatakan akan mengurangi ekspor minyak pada November. Xinhua melaporkan, Arab Saudi pada November akan memangkas alokasi minyak mentah kepada para pelanggannya sebesar 560.000 barel per hari, menurut Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates.

 

(Ant /CN26 )