image

KRIMINAL: DEP, tersangka pengunggah foto telanjang mantan pacar (memakai penutup muka) dikawal polisi usai ditangkap dan akan menjalani pemeriksaan di unit Satreskrim Polres Karanganyar, Rabu (11/10). (suaramerdeka.com/Irfan Salafudin)

12 Oktober 2017 | 04:21 WIB | Solo Metro

Unggah Foto Bugil Mantan Pacar, Pemuda Karanganyar Ditangkap

KARANGANYAR, suaramerdeka.com- Gara-gara menyebarkan foto telanjang mantan pacarnya, DEP (22) harus merasakan dinginnya sel tahanan.

Pemuda 22 tahun ini ditangkap jajaran Satreskrim Polres Karanganyar di Solo, Rabu (11/10), setelah polisi menerima laporan dari AS (22), wanita yang foto telanjangnya diunggah tersangka di akun salah satu media sosialnya.

DEP sempat dicari polisi selama setengah bulan lebih. Sebab, korban melaporkan peristiwa yang menimpanya pada 28 September lalu. Setelah dilakukan pencarian, pelaku berhasil ditangkap di Solo.

Wakapolres Kompol Prawoko menjelaskan, kronologis kasusnya berawal saat korban mencari nama akunnya di salah satu platform medsos. “Saat mencari itulah, korban yang berasal dari Sragen menemukan ada foto-fotonya yang diunggah oleh tersangka. Korban dan tersangka ini dulu pernah pacaran,” jelasnya, kemarin.

Korban mengetahui bahwa foto bugilnya diunggah ke medsos pada 24 September lalu, atau selang setahun lebih sejak tersangka meng-upload-nya pada 24 Mei 2016.

Berbekal laporan korban dan keterangan sejumlah saksi, polisi menelusuri keberadaan tersangka, hingga akhirnya berhasil ditangkap di Solo. Tersangka kini diamankan di tahanan Polres Karanganyar, untuk penyidikan kasus lebih lanjut.

Polisi juga mengamankan barang bukti 1 unit ponsel Blackberry 9320, 1 unit ponsel Xiaomi, 1 unit ponsel Oppo A37F, sepotong sprei, sepotong selendang, serta 24 screenshoot foto-foto korban dari ponsel salah satu saksi.

“Motif tersangka mengunggah foto asusila tersebut, masih kami selidiki. Siapa yang mengambil foto, juga masih kami dalami,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 ayat 1 UU 19/2016 perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukumannya maksimal 6 tahun penjara atau denda maksimal Rp 1 miliar.

(Irfan Salafudin /SMNetwork /CN39 )