image

LEZAT: Seorang pengunjung tengah mencicipi sejumlah menu olahan daging bebek yang disediakan di Bale Bebek di Jalan Tegalturi 56 Nitikan, Giwangan, Kota Jogja, Rabu (11/10). (gading/sm.dok)

12 Oktober 2017 | 00:39 WIB | Suara Kedu

Bale Ayu Grup Siap Cetak Rekor

  • makan nasi bebak cukup rp 10 Ribu

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com- Bale Ayu Grup, sebuah perusahaan yang mengelola sejumlah rumah makan di Kota Jogja dan sekitarnya akan mencetak rekor makan nasi bebek dengan harga murah. Cukup Rp 10 ribu, para konsumen dapat merasakan nikmatnya makan bebek selama tiga hari mulai 13 hingga 15 Oktober ini.

“Selama ini makan bebek itu mahal, tapi di tempat kami tidak terjadi. Kami siap cetak sejarah dimana makan bebek hanya dengan uang Rp 10 ribu sudah lengkap dengan nasi plus bebek goreng kremes atau pedas ditambah sambal dan lalapan,” ungkap Arfina selalu Marketing Manager Bale Ayu Grup, Rabu (11/10).

Menurut dia, program makan bebek seharga Rp 10 ribu itu merupakan bagian dari grand launching rumah makan baru yang dimiliki grup tersebut yakni Bale Bebek. Menyediakan menu utama olahan bebek, rumah makan yang merupakan re-brainding dari Roemah Boemboe ini dapat ditemui di Jalan Tegalturi 56 Nitikan, Giwangan, Kota Jogja dan Jalan Wonosari KM 13, Piyungan, Bantul.

“Menariknya makan bebek Rp 10 ribu ini hanya kami sediakan selama tiga hari dan berlaku hanya dua jam saja mulai pukul 18.00 hingga 20.00,” kata wanita cantik berhijab ini.

Bicara soal mencetak sejarah, Direktur Bale Ayu Group, Yudiono bahkan menargetkan akan terjadi kemacaten di depan rumah makan Bale Bebek ketika program itu diluncurkan nantinya.

“Kami targetkan lebih dari 100 orang yang datang peracara berlangsung. Sekitar 300 orang peracaranya. Jadi selama tiga hari bisa hampir seribu orang pengunjung yang kami harapkan datang,” sambung dia.

Yudiono mengaku pihaknya sengaja meluncurkan program makan bebek Rp 10 ribu untuk lebih mengenalkan lagi Bale Bebek yang baru saja diluncurkan. Berbeda dengan warung-warung makan sejenis, di tempatnya Yudiono mengklaim memiliki menu olahan daging bebek yang lebih lengkap. Sebut saja bebek pedas spesial dan juga bebek woku yang merupakan menu asli Manado.

“Ada sembilan varian daging bebek yang diolah mulai digoreng, bakar atau masak. Harapan kami Bale Bebek ini bisa sebagai pilihan utama bagi konsumen yang menghendaki pilihan makanan bebek yang lebih variasi,” jelasnya.

Membidik konsumen dengan segmen dengan semua kalangan, lanjut Yudiono, di Bale Bebek para pecinta kuliner tak hanya disuguhi menu utama daging bebek, namun juga menu olahan daging ayam, iga dan ikan nila.

“Kami menyasar usia anak-anak muda di atas 22 tahun sebagai sasaran utama. Makanya tak mengherankan kalau di sini kami sediakan juga beberapa spot selfie kekinian yang bisa dimanfaatkan konsumen,” tandas dia.

(Gading Persada /SMNetwork /CN34 )