image

LEMPAR TOPI: Para wisudawan melempar topi usai acara wisuda ke 85 PIP di Lapangan Kampus tersebut di Jl Singosari Raya Semarang, Kamis (14/9). (Foto: suaramerdeka.com/Arie Widiarto)

14 September 2017 | 17:15 WIB | Semarang Metro

Pelaut Jangan Hanya Incar Pelayaran Asing

SEMARANG, suaramerdeka.com- Para lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang diharapkan tidak hanya berorientasi bekerja di perusahaan pelayaran asing dengan iming-iming gaji yang besar. Namun, juga diharapkan tetap bisa berkarya di instansi-instansi pemerintah khususnya yang terkait di bidang kemaritiman.

"Seperti diketahui, Presiden Jokowi bercita-cita menjadikan Indonesia sebagai poros maritim. Maka salah satu cara untuk mendukung hal itu adalah dengan menjadi aparatur negara. Instansi-instansi pemerintah seperti Perhubungan Laut, Direktorat Navigasi, Direktorat KPLP, Syahbandar, Bea Cukai dan lainnya masih banyak membutuhkan tenaga lulusan pendidikan kemaritiman yang memang berkompeten di bidangnya," ungkap Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan Laut Capt Arifin Soenardjo saat Bon Voyage atau wisuda ke 85 PIP di Lapangan Kampus tersebut di Jl Singosari Raya Semarang, Kamis (14/9). 

Wisudawan 229 orang terdiri DIV (prodi Nautika, prodi Teknika, dan prodi Kalk) 189 wisudawan dan Diploma III Aparatur Perhubungan (Prodi Nautika dan prodi Teknika) 40 wisudawan. 

"Menjadi aparatur negara itu adalah tugas mulia karena ikut andil dalam mempertahankan kedaulatan negara RI," tandas Capt Arifin.

Ia juga mengungkapkan, dalam dunia kemaritiman teknologi serta regulasi terus berkembang. Karena itu, para mahasiswa kemaritiman diharapkan untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi tersebut agar mampu bersaing dengan pelaut asing.

Sementara itu, Direktur PIP Semarang Capt Marihot Simanjuntak menyatakan mempersilakan lulusan bekerja menjadi pelaut untuk perusahaan pelayaran asing, tetapi ada juga yang diharapkan mau menjadi tenaga pemerintah di sektor perhubungan laut.

"Tenaga pelaut Indonesia yang bekerja di berbagai perusahaan pelayaran luar negeri saat ini mencapai 400.000 orang," tandasnya. 

Sementara itu, prosesi wisuda ditandai dengan pengalungan samir dan penyerahan ijazah kepada wisudawan oleh Direktur PIP. Terdapat tiga orang wisudawan yang dinyatakan lulus sebagai wisudawan terbaik yakni Luthfi Sukmadanu, S.Tr.Pel dari program studi Nautika dengan IPK 3.23., Mizan Sakroni, S.Tr.Pel dari program studi Teknika dengan IPK 3,14., dan Yusuf Sutrisno, S.Tr.Pel dari program studi KALK dengan IPK 3.33.

(Arie Widiarto /SMNetwork /CN41 )