image

Foto: Istimewa

28 September 2017 | 12:35 WIB | Tips

Ini Cara Penanganan Awal yang Baik pada Luka Bakar

LUKAbakar adalah suatu jenis trauma yang mengakibatkan penderitaan yang luar biasa bagi penderitanya, karena terjadi kerusakan dan perubahan berbagai sistem tubuh berkaitan dengan trauma luka bakar. Akibat sensasi panas yang dirasakan oleh kulit yang terkadang dirasakan perih dan sakit, rule number one: “Jangan Panik”. Di sini kita akan membahas apa saja klasifikasi dari luka bakar dan luka bakar seperti apakah yang membahayakan.

Luka bakar menurut penyebabnya dibedakan atas beberapa jenis penyebab ; Luka bakar karena api, luka bakar karena air panas, luka bakar karena bahan kimia, luka bakar karena listrik, petir dan radiasi, luka bakar karena sengatan matahari (atau disebut sun burn), luka bakar karena udara panas/tungku panas, luka bakar karena ledakan bom.

Menurut derajat kedalamannya luka bakar dibagi menjadi; luka bakar derajat I yakni terjadi kerusakan kulit di bagian permukaannya saja, tampak kulit memerah, terasa sangat nyeri, pada keadaan luka bakar yang seperti ini bisa sembuh dengan sendirinya. Luka bakar derajat II, dibagi menjadi derajat II dangkal dan II dalam. Secara klinis akan tampak kerusakan kulit yang lebih dalam hingga ke bagian dermis (lapisan kulit bagian tengah), timbul adanya gelembung yang berisi cairan tubuh berwarna kuning jernih (bullae), dan nyeri.

Seiring dengan waktu, keadaan cairan pada gelembung terkadang bisa menjadi lebih besar dan pada luka seperti ini jangan memecahkan gelembung dengan benda tajam apapun yang tidak steril karena bisa menjadi sumber infeksi dan menghambat proses penyembuhan luka tersebut dan menimbulkan bekas. Luka bakar derajat III; kerusakan meliputi seluruh tebal kulit dan lapisan yang lebih dalam sampai mencapai jaringan subkutan otot dan tulang.

Dari gejalanya tampak tidak ada lagi sisa elemen kulit, tidak adanya gelembung berisi cairan (bullae), kulit yang terbakar berwarna abu-abu dan lebih pucat sampai berwarna hitam kering, tidak terasa nyeri bahkan terkadang mati rasa dikarenakan rusaknya ujung-ujung syaraf sensorik. Hal ini biasa terjadi pada kasus luka bakar yang disebabkan oleh listrik, dan petir karena merusak hingga ke tulang sehingga organ lain disekitarnya menjadi hancur karena tubuh kita merupakan hantaran listrik yang baik.

Tindakan

Penanganan awal jika terjadi luka bakar yang ringan dengan gejala sensasi nyeri yang lebih, panas, timbul gelembung berisi cairan, kulit berwarna merah terang; tindakan pertama yang harus kita lakukan adalah aliri dengan air bersih yang mengalir selama 30 menit – 60 menit jika tidak tahan dengan rasa panasnya bisa kita rendam dengan air bersih di dalam ember, selama 15 sampai 30 menit.

Jangan rendam, guyur, atau kompres dengan es batu atau air dicampur dengan balok es. Jangan mengoleskan apapun seperti odol, minyak tanah, minyak goreng, lotion, oli, karena dapat memperparah keadaan kulit yang sudah terkena trauma dan akan menyulitkan tindakan medis selanjutnya apabila dibawa ke rumah sakit. Selain itu juga dapat menjadi sumber infeksi dan menghambat proses penyembuhan. Sebaiknya kita bisa memberi olesan lidah buaya di atas luka setelah luka tersebut dicuci bersih.

Lepaskan seluruh kain yang menempel di badan yang sudah terkena sumber panas, ganti dengan baju yang kering atau selimuti dengan kain. Cegah jangan sampai terjadi hipotermia (kehilangan suhu tubuh secara drastis). Segera bawa ke rumah sakit (instalasi gawat darurat) terdekat jika terjadi luka bakar yang mengenai seluruh tubuh, terutama are wajah yang tersambar api atau terkena ledakkan panas karena seketika dapat terjadi penyumbatan di saluran pernafasan.

Disarankan pada saat akan memandikan anak dengan air hangat, masukkan terlebih dahulu air dingin sebanyak setengah ember, baru selanjutnya jika sudah siap untuk memandikan masukkan air panas secara hati–hati. Jauhkan anak-anak dari kegiatan memasak didapur, jangan menggendong anak sambil memasak karena bahaya jika sedang memasak dengan minyak panas ataupun air mendidih. Sekali lagi jangan panik, kenali terlebih dahulu luka bakar seperti apa yang anda dapatkan. Sekian ilmu yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Sumber : Buku “penanganan luka bakar”, oleh : M.Sjaifuddin Noer, Iswinarno D.S , David S.P.

Penulis        : dr. Ciptomurti Janis Lupitasari
Alamat        : Perum.Semarang Indah Blok D1 No.1 – Semarang Barat
No. Telp      : 081225488582
Email          : kudaponi86@yahoo.co.id

 

(Red /CN26 )