image

Seorang peserta tengah mengikuti casting filn Satria. (suaramerdeka.com/dok)

18 September 2017 | 16:08 WIB | Sinema

Peserta Casting Film Satria Melimpah

JAKARTA, suaramerdeka.com- Minat masyarakat Banyumas untuk menjadi bintang film luar biasa besar. Terbukti ketika dua rumah produksi Jakarta Ralia dan Gula Kelapa Pictures menggelar casting untuk film Satria, pesertanya melimpah hingga mencapai 350 orang.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, dalam kata sambutan saat menyaksikan acara casting di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas Minggu (17/9) siang, mengaku terkejut. Sekaligus gembira atas sambutan publik Banyumas dan sekitarnya.

Achmad Husein berpesan kepada peserta casting untuk bersungguh-sungguh dalam berakting, bila ingin terpilih menjadi salah satu pemain film Satria.

"Saya berharap kalian serius dalam menekuni bidang akting. Karena dengan keseriusan yang akan membawa kalian sukses," katanya.

Jito Banyu selaku sutradara juga mengaku surprise dengan antusiasnya masyarakat Banyumas mengikuti seleksi pemain film layar lebar berlatar belakang budaya Banyumas.

"Ini di luar dugaan kami, ternyata masyarakat Banyumas untuk terlibat di film Satria luar biasa besar," ujarnya.

Soal jumlah peserta casting yang akan dilibatkan di film yang bakal  syuting awal November 2017 ini belum bisa di prediksi.

"Sebagai sutradara saya belum bisa memastikan jumlah peserta yang bakal dilibatkan. Karena castingya masih berlangsung, pasti kami akan melibatkan mereka berbakat dan sesuai kebutuhan cerita," imbuh dia.

Jaka T Afianda, eksekutif produser menambahkan, masyarakat Banyumas dan sekitarnya patut berbangga. Karena sejumlah artis nasional seperti Rianty Cartwirght, Yama Carlos, Jajang C Noor, Pong Harjatmo, dan lain sebagainya akan turut membintangi film "Satria".

Film ini digadang akan kental dengan suasana logat jawa 'ngapak' dan mencerminkan rasa nasionalisme, mengangkat kebudayaan, kecintaan terhadap lingkungan dan kearifan lokal.

Film "Satria" juga diharapkan akan memunculkan pariwisata Banyumas yang sudah populer. Seperti Batu Raden dan kuliner khas daerah, tapi juga berusaha mengangkat industri pariwisata lain, seperti curug (air terjun) mau pun tempat-tempat wisata lain yang belum tereksplorasi dengan baik.

Setelah proses casting, Syamsul Masdjo Arifin selaku produser mengatakan, peserta yang terpilih akan langsung masuk karantina.  Untuk mengikuti proses reading artis pemeran utama selama satu bulan.

(Benny Benke /SMNetwork /CN40 )

ENTERTAINMENT TERKINI