image
27 September 2017 | 13:32 WIB | SOULUTION

Yuk, Dicoba! Begini Cara Lari yang Benar Untuk Pemula

Remaja.suaramerdeka.com– Olahraga lari sekarang ini sudah semakin banyak digemari anak muda. Nggak hanya sekedar olahraga, lari juga bisa dijadikan sebagai gaya hidup masa kini, kawan. Nah, Walaupun disebut sebagai olahraga yang paling mudah dan murah, tapi berlari tetap memerlukan trik dan teknik khusus demi berhasil mendatangkan manfaat baiknya secara maksimal dan meminimalkan cedera, apalagi buat seorang pemula.

Cara berlari juga perlu diperhatikan lho, awalnya wajar kalau badan masih terasa kaku, tapi makin terbiasa, tubuh bakal bereaksi menyesuaikan secara alami. Teknik lari yang benar juga bisa membantu mengurangi risiko mengalami cedera.

Berikut beberapa posisi  yang dianjurkan saat berlari, Apa saja?

Kepala Lurus

Posisi kepala lurus menghadap ke depan dan hindari melihat ke bawah kaki karena melihat ke bawah bakal menimbulkan ketegangan pada leher dan bahu. Jaga posisi rahang dan leher dalam keadaan rileks.

Tegakkan Dada

Postur berlari ideal adalah menegakkan tubuh tanpa menimbulkan ketegangan di bagian dada dan perut. Dengan begini, kita akan bernapas lebih maksimal karena tubuh berada pada posisi biomekanis optimal untuk maju.

Pinggul Stabil

Posisi pinggul harus stabil dan menghadap ke depan. Menjaga posisi pinggul seperti ini dapat mencegah cedera pada punggung dan pinggang.

Posisi Lutut

Pelari jarak dekat mengangkat lutut ke depan hingga tinggi saat berlari, tapi untuk pelari dengan jarak jauh disarankan untuk pertahankan lutut di bawah karena diperlukan banyak energi untuk mengangkat lutut saat berlari pelan. Tapi gerak pergelangan kaki yang lebih cepat juga bakal meningkatkan kecepatan.

Cara Menginjak

Bagian tengah kaki adalah cara terbaik untuk menginjak. Hindari bertumpu pada tumit atau bagian depan kaki. Selain itu, lari yang baik seharusnya ringan dannggak bersuara lho. Langkah ringan lebih efisien dan nggak menimbulkan ketegangan pada tubuh. Berapa pun berat badan kita, kaki nggak perlu menapak terlalu keras.

Nafas Teratur

Bernapas dalam dan teratur. Angkat dada saat berlari agar bisa bernapas lebih dalam. Dengan begitu, bisa meningkatkan jumlah udara yang dihirup. Fokuskan pada dada, leher, dan bahu. Otot yang kencang akan menghalangi pernapasan, jadi mempertahankan postur yang rileks saat berlari ya.

Nah, dengan cara lari yang benar dan aturan yang tepat, manfaat kesehatan dari lari bisa dirasakan sepenuhnya.Happy running, guys! 

Foto: berbagaisumber

(Adib Auliawan /SMNetwork /CN42 )