image
12 Oktober 2017 | 14:30 WIB | EVENT

Synchronize Fest 2017, Naik Hajinya Musik Dalam Negeri

Remaja.suaramerdeka.com– PerhelatanSynchronize Festival 2017sukses besar-besaran digelar selama tiga hari berturut-turut pada Jum’at – Sabtu, 6 – 8 Oktober lalu. Turut dimeriahkan oleh kurang lebih 100 penampilan musisi tanah air, festival naik hajinya para musisi tanah air yang digelar spesial oleh Dyandra Promosindo ini mampu menyedot puluhan ribu pasang mata untuk hadir dan menjadi saksi kemeriahan Synchronize Fest tahun ini di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.

Tak heran, hampir semua genre musik dari lintas generasi di sajikan di Synchronize Festival. Secara tersebar lima panggung yang memiliki tematik tersendiri sepertiGigs Stage, Dynamic Stage, Lake Stage, Forest Stage,danDistrict Stagetak lepas dari perburuan para penonton Synchronize Fest hari itu. Dari mulai The SIGIT yang liar dengan riff-riff rock n roll pekatnya, Kimokal dengan Chill Outnya yang membuai penonton, hingga Tulus yang membawa aroma romantis nan manis adalah sajian pemanasan yang anti membosankan.

Tak hanya musisi muda saja yang mampu mencuri perhatian, tapi sang legenda Bob Tutupoly bersama Shadow Puppets juga mampu menginvasi crowd. Waktu pun terus berlalu. Dan hal tersebut bukan menjadi masalah bagi para penonton Synchronize Fest untuk tetap menikmati sajian demi sajian hingga rampung. Band yang lagi mebara-membaranya, Barasuara berhasil membuat badai taifun kecil-kecilan. Diikuti di panggung sebelah, HiVi juga langsung menjemput penonton dengan “Kereta Kencan”-nya. Meski nggak terlalu ramai penonton, Morfem tetap menunjukkan tajinya di Forest Stage, serta kolaborasi luar biasa Maliq n D’Essentials dengan the Groove yang menamakan diri mereka sebagai D’Essentials of Groove mendapat tempat tersendiri di muda mudi.

Hingga waktu pun menunjukkan pukul setengah 12 malam, District stage tiba-tiba menggema. Ternyata ada para penggemar Efek Rumah Kaca yang bermuara di area pit. Meskipun tanpa Cholil sang vokalis, namun ERK tetap seperti biasa. Mampu memikat hati para penonton. Koor masal, pun pecah malam itu.

Dengan segala kekurangan yang terjadi di Synchronize seperti suara yang bocor dari Dynamic Stage dan Dynamic Stage dan Lake Stage karena bersebelahan, over all, Synchronize tetap keren. Tujuannya jelas! Menjadikan musisi Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri. Mantab!

Foto: Ekspresi

(Imam Supriono /SMNetwork )