| Minggu, 10 Februari 2008 | SEMARANG |
Tebing Longsor Timpa Rumah, Satu LukaSEMARANG- Tebing setinggi kurang lebih lima meter di Tegalsari RT 1 RW 9 Candisari longsor setelah hujan deras mengguyur Kota Semarang pada Sabtu (9/2) dinihari sekitar pukul 04:30. Akibatnya sebuah rumah milik Ahmad Suyono (60) yang terletak persis di bawahnya rusak terkena longsoran tanah. Sebuah kamar tidur tertimpa longsoran dan rusak parah. Istri Ahmad Suyono, Ny Tukinem (55) yang ketika kejadian sedang tertidur menderita luka-luka. Wanita tersebut menderita luka memar di mata sebelah kanan akibat terkena papan yang menjadi penyekat kamarnya. Namun Ny Tukinem tak sampai menjalani perawatan dan hanya berobat jalan saja. Memperbaiki Rumah Sabtu (9/2) siang, tetangga korban melakukan gotong royong untuk memperbaiki rumah. Selain itu mereka juga menyingkirkan longsoran tanah yang masih menumpuk di belakang rumah Ahmad tersebut. Ny Tukinem menyatakan, ketika kejadian dirinya sedang tertidur pulas. Dia mengaku terbangun setelah ada sesuatu yang menimpa tubuhnya. "Ketika saya bangun ternyata sudah banyak longsoran di dalam kamar. Wajah saya terkena papan, sehingga memar," tuturnya. Hingga sore kemarin, kerja bakti telah selesai dan rumah Ahmad bisa ditempati kembali. Namun pemilik rumah mengaku masih waswas bila hujan deras kembali mengguyur. Bayang-bayang tanah longsor masih melekat di benak pasangan suami istri tersebut. Kapolres Semarang Selatan AKBP Drs Imran Yunus MH melalui Kapolsek Gajahmungkur AKP Bejo Sutaryono SH meminta warga lebih waspada. Derasnya hujan beberapa waktu belakangan membuat beberapa perkampungan di wilayah hukumnya rawan longsor. "Curah hujan yang masih tinggi disertai angin kencang memang menjadikan beberapa wilayah rawan tanah longsor maupun pohon tumbang. Saya berharap warga lebih meningkatkan kewaspadaan," pinta Kapolsek. Selain itu, AKP Bejo Sutaryono meminta warga agar segera menghubungi petugas terdekat bila bencana alam kembali terjadi. (H23,H13-16) |