logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 09 Februari 2008 SALA
Line

Pers Diminta Kembali Jadi Pilar Demokrasi

SOLO- Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Juni 2008, pers diminta tetap mempertahankan fungsi sebagai pilar keempat demokrasi. Karenanya meskipun sudah masuk sebagai bagian dari industri, pengamat komunikasi Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr Drs Widodo Muktiyo SE MCom meminta, pers tetap mempertahankan idealismenya.

"Tarik menarik antara kekuatan kapitalisme, politik, dan idealisme itu sendiri. Jadi pada pilgub nanti bukan hanya politisinya, tetapi gerak pers juga akan jadi perhatian masyarakat," ujar Ketua Media Watch Surakarta itu, ketika ditemui wartawan, Jumat (8/2).

Kecenderungan berpihak, menurutnya, tetap terasa terutama pada masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2005. Pers kemudian lebih banyak bergerak sebagai "alat" papol maupun kandidat.

"Kami sebenarnya sudah mengamati fenomena tersebut, tetapi ketika kami berusaha menyampaikan ini banyak kalangan media yang menyanggah. Karena memang banyak kepentingan di sana, padahal seharusnya pers menjadi jembatan publik."

Kesejahteraan

Menurutnya, dalam perkembangannya insan pers diminta tidak terjebak dalam hegemoni politik yang ada dan tetap mampu menjaga keberpihakan pada kemanusiaan. Sehingga, kebebasan pers pascareformasi tetap bisa berjalan sesuai fungsinya dan tidak semata euforia. Namun dirinya menyayangkan, pada prakteknya kebebasan itu tidak didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan pemenuhan kesejahtaraan.

"Media sudah menjadi industri dengan persaingan yang ketat, jadi perlu SDM yang lebih cekatan. Sementara terkadang pada sejumlah media, tuntutan tetap ada tetapi tidak dibarengi kesejahteraan memadai," jelasnya.

Lebih lanjut, setelah 62 tahun usia pers Indonesia pihaknya juga meminta asosiasi profesi wartawan lebih aktif dalam menjadi wadah wartawan. Menurut ketua Program Ilmu Komunikasi tersebut mengatakan, ada dua fungsi yang harus dipenuhi asosiasi wartawan yang ada. "Asosiasi punya fungsi ganda, yaitu memberdayakan yang mengarah ke anggotanya, serta melindungi yang berhubungan dengan narasumber," katanya. (J6-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA