logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 09 Februari 2008 PANTURA
Line

KELILING PANTURA

Omzet Ikan Asin Turun

TEGAL - Sudah sepekan ini harga ikan asin di sejumlah perajin dan pedagang ikan di Pasar Pagi mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan para nelayan tidak berani melaut karena cuaca yang buruk akhir-akhir ini, sehingga hasil tangkapan ikan menjadi berkurang.

''Harga ikan sudah seminggu ini mengalami kenaikan, sebab tangkapan nelayan berkurang,'' jelas Supinah (40), seorang perajin ikan asin di Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, kemarin.

Saat ini harga ikan asin kuniran yang semula Rp 7.000/kilogram menjadi Rp 9.000/kg, sedangkan ikan kuniran segar yang semula Rp 50.000/basket menjadi Rp 70.000/kg. Untuk satu basket berisi sekitar 25 kg ikan. Ikan ilat-ilatan dari Rp 10.000/kg menjadi Rp 12.000/kg, sedangkan ilat-ilatan segar dari 3.000/kg menjadi Rp 5.000/kg.

Untuk ikan pirik harganya naik dua kali lipat, dari semula Rp 25.000/basket naik menjadi Rp 50.000/basket. Menurut Supinah, saat ini harga ikan asin yang sedang turun adalah jenis ikan tigawaja, dari Rp 110.000/basket menjadi Rp 90.000/basket. ''Ikan jenis ini harganya turun, sebab sedang musim,'' ujarnya. (H45-15)

Desa-desa di Limpung Protes

BATANG- Sebanyak 17 desa di Kecamatan Limpung mendesak Pemkab Batang memberi bantuan program pemberdayaan. Sebab, dari 15 kecamatan, hanya Limpung dan Wonotunggal yang tidak memperoleh dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM).

Adapun tiga kecamatan lainnya masih baru, karena baru diresmikan 22 November 2007 lalu, yakni Kandeman, Pecalungan, dan Banyuputih. Dana untuk ketiga kecamatan itu belum dianggarkan tahun 2008 ini.

''Kami protes, mengapa Limpung dan Wonotunggal tidak mendapat bantuan untuk program PNPM. Ini nanti membuka jurang perbedaaan,'' ujar Kades Kalisalak H Mu'afi, selaku juru bicara para kades di Limpung.

Kepala Kantor PMD H Soepadi SSos ketika dikonfirmasi tidak membantah kalau Limpung dan Wonotunggal tidak mendapat bantuan PNPM. Namun, pihaknya sudah mengusulkan kelima kecamatan itu tahun 2009 mendatang menerima kucuran dana.(ar-65)

Jalan Pantura Berlubang

PEKALONGAN - Sebagian jalan di pantura kini banyak yang berlubang, akibat diguyur hujan terus menerus belakangan ini. Menurut Kasubag Lantas Polwil Pekalongan, Kompol Nur Handono SIK, kondisi jalan berlubang cukup merata, sejak dari Gringsing hingga Brebes.

Melihat kondisi tersebut, dia mengimbau kepada semua pengguna jalan, baik yang mengendarai sepeda motor maupun mobil agar berhati-hati. ''Apalagi saat musim hujan, lubang jalan sangat membahayakan pemakai jalan,'' tandas dia. Ditambahkan, kerusakan jalan di wilayah kerjanya memang cukup parah. Kalau tidak ekstra hati-hati, para pengemudi pasti terperosok.

Dia menegaskan, kondisi jalan seperti itu karena beberapa faktor, yakni akibat hujan deras dan kendaraan besar seperti truk, yang kelebihan muatan.(H4-17)

Toko Emas Dijaga Polisi

KAJEN- Polisi melakukan penjagaan di sejumlah bank dan toko emas serta objek vital lainnya, sejak maraknya pembobolan bank dan toko emas serta gerai handphone dua bulan terakhir. Perintah penjagaan di tempat-tempat tersebut diinstruksikan oleh Kapolres Pekalongan AKBP Aan Suhanan dan ditindaklanjuti oleh aparat Polsek.

Misalnya di Poslek Kedungwuni, penjagaan dilakukan oleh dua per tiga kekuatan.

Kapolsek Kedungwuni AKP Juharno menyebutkan, jumlah personel yang dilibatkan sekitar 15 orang. Mereka dikerahkan untuk menjaga sejumlah bank, toko emas, dan objek vital lain di wilayahnya.

Pengamanan, kata dia, juga di-back up anggota Polres. Selain penjagaan di tempat-tempat yang rawan pembobolan, antisipasi juga dilakukan dengan patroli.

Seperti diberitakan, Bank Danamon Simpan Pinjam Cabang Pembantu Doro, Jumat (18/1) dibobol. Menyusul kemudian, Sabtu (19/1) Bank Danamon Simpan Pinjam Cabang Pembantu Kajen dan Kantor FIF Kajen yang disatroni penjahat. Jumat (1/2), dua toko emas di Wiradesa, yakni ''Cempaka'' dan ''Naga'' juga dibobol. (H26-65)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA