logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 09 Februari 2008 BANYUMAS
Line

Serangan DB Sudah Mengkhawatirkan

PURBALINGGA- Penderita penyakit demam berdarah (DB) pada awal tahun 2008 ini sudah mengkhawatirkan. Ada peningkatan drastis dibanding periode sama tahun-tahun sebelumnya. Pada Januari 2008 ini, terdapat 50 penderita. Padahal Januari 2007 hanya 6 penderita, dan 2006 sebanyak 19 penderita.

Kepala Dinas Kesehatan, dokter Dyah Retnani Basuki MKes didampingi Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Semedi SKM MKes mengatakan selama Februari sudah ada 7 orang yang terserang penyakit ini. Meningkatnya penderita ini diduga karena penularan tidak lagi hanya melalui gigitan nyamuk.

Kalau dulu nyamuk Aedes aegypti baru bisa menularkan kepada orang sehat setelah menggigit penderita. Kalau sekarang diduga penularannya sudah dalam bentuk trans-ovarial (TO). Artinya tidak semua nyamuk Aedes membutuhkan penderita DB untuk menularkannya.

''Nyamuk yang sudah menggigit penderita otomatis darahnya mengandung virus dengue. Nyamuk lalu bertelur dan menetas. Dalam tubuh jentik yang baru menetas ini sudah mengandung virus dengue. Sehingga dia tidak perlu penderita untuk menularkannya,'' jelas Dyah. Namun dugaan penularan model TO ini belum dibuktikan secara laboratorium. Hanya saja indikasi di lapangan sudah menunjukkan ke arah TO. Antara lain daerah-daerah yang sebelumnya tidak ada serangan DB, tiba-tiba ada. Seperti di Desa Sindang, Kecamatan Mrebet.(F10-29)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA