| Rabu, 06 Februari 2008 | SALA |
SubosukowonosratenSolo Tuan Rumah WHCSOLO- Solo dinilai siap menjadi tuan rumah konferensi heritage kota sedunia atau World of Heritage Cities (WHC). Penilaian itu disampaikan Sekretaris Jenderal Organization World of Heritage Cities untuk Asia dan Eropa, Rassikh Sagitov, saat meninjau Taman Balekambang, Selasa (5/2). Kesiapan itu, dilihat dari pengorganisasian dan sekretariatan yang telah ada. Seperti pembuatan data base dan website heritage yang ada. ''Saya melihat Solo siap. Apalagi wali-kotanya juga peduli dengan hal itu,'' kata dia dalam bahasa Inggris (kadang-kadang bahasa Rusia) yang diterjemahkan Febria Roekmie. Menurut Sagitov, konferensi heritage kota sedunia ke tiga di Solo yang nantinya akan digelar pada Oktober 2008 diperkirakan akan diikuti sekitar 250 peserta dari 50 negara. Jumlah itu lebih besar dari konferensi serupa tahun sebelumnya yang digelar di Rusia.(G8-50) Pasien Miskin Tetap Dilayani KLATEN - Rencana Departemen Kesehatan RI menyalurkan dana asuransi bagi keluarga miskin (Askeskin) tidak melalui PT Askes, mulai meresahkan warga masyarakat miskin. Mereka khawatir pelayanan kesehatan untuk warga miskin akan terhenti, jika tidak segera ada langkah lanjutan dari Pemerintah Pusat. Yang paling resah adalah penderita penyakit berat, seperti gagal ginjal, yang biaya perawatannya sangat tinggi. Namun, sejumlah rumah sakit besar di Kabupaten Klaten berjanji akan tetap melayani para pasien pemegang kartu Askeskin, sambil menunggu langkah lebih lanjut Pemerintah Pusat. ''Askeskin jelas sangat membantu. Mestinya, kalau akan diganti, pemerintah segera memberikan penjelasan tentang mekanismenya,'' ujar Purwanto, warga Kecamatan Prambanan, Selasa (5/2) kemarin.(H34-58) 2007, Terjadi 313 Kecelakaan Kerja KARANGANYAR- Angka kecelakaan kerja tahun 2007 mencapai 313 kasus. Dari jumlah tersebut, kasus paling tinggi adalah luka ringan. Jumlah itu lebih rendah dibanding tahun lalu yang mencapai 319 kasus. "Secara umum memang sudah ada penurunan kasus kecelakaan kerja, tetapi angka kematiannya meningkat hingga 100 persen, dari 5 kasus menjadi 10 kasus," jelas Joko Wiyono, kasie Pengawas Ketenagakerjaan Kerja Dinas Kependudukan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disduknakertrans), di sela-sela kegiatan donor darah di PMI Karanganyar, Selasa (5/2). Dia mengatakan, kasus kematian tersebut disebabkan karena kecelakaan lalu lintas ketika berangkat maupun pulang dari tempat kerja. Secara umum pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Bumi Intanpari itu terbilang cukup baik. (J6-42) Flu Burung Berjangkit di Dua Desa KLATEN - Puluhan ayam kampung mati mendadak di Desa Lemah Ireng, Kecamatan Pedan dan Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper. Ayam-ayam itu diduga terserang flu burung. Warga khawatir, karena serangan meluas. Selasa (5/2) kemarin, sejumlah ayam lagi kedapatan mati. Subdin Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPDKP) langsung menyemprot kandang-kandang ayam. Supriyanto, warga Desa Lemah Ireng, mengatakan kematian mendadak ayam kali pertama diketahui hampir sebulan lalu. ''Belakangan, serangan meluas. Kemarin, ayam saya yang tersisa ikut mati,'' ujar dia, kemarin. Pria yang juga kepala dusun itu mengatakan, warga cepat-cepat mengubur ayam yang mati. Namun, tetap saja ada sehat yang tertular. Kerugian warga diperkirakan jutaan rupiah. Dia sendiri kehilangan 55 ekor ayam bangkok. Kaur Umum Desa Lemah Ireng Dalimin mengatakan, seluruh ayamnya ludes. ''Total 50 ekor,'' ujar dia. Setiap ayam ditaksir berharga Rp 25.000. (H34-58) Tertimpa Talut, Rumah Roboh BOYOLALI - Rumah milik Parjo (25) di Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, roboh tertimpa talut Balai Desa Ngargorejo. Talut di samping rumahnya itu ambrol, Senin (4/2) sore lalu. Meskipun tak ada korban jiwa, rumah itu rata dengan tanah. Siti Lestari, istri Parjo, dilarikan ke rumah sakit karena tulang tangannya retak tertimpa blandar rumah. Talut balai desa tersebut pernah ambrol pada 1995 lalu dan juga menimpa rumah keluarga penjual siomai itu. Beruntung, rumahnya tidak roboh. Untuk meringankan beban, para tetangga bergotong royong membersihkan puing rumah Parjo, Selasa (5/2) kemarin. ''Untuk sementara waktu, saya menginap di rumah saudara dulu,'' katanya. Kades Ngargorejo, Suharto, mengatakan talut yang ambrol itu dibuat pada 1992 lalu. Pada tahun 1995, sebagian talut ambrol dan mengenai rumah Parjo.(G10-58) Tutup Sura dengan Wayangan BOYOLALI- Paguyuban Maya Tirta akan menggelar pagelaran wayang kulit, Kamis (6/2) malam. Menurut Ketua panitia, Agus Sukasno, pegelaran di Umbul Sungsang itu mengambil lakon Dewa Ruci, dengan dalang Ki Joko Wardono. Dijelaskan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk tutupan bulan Sura, sekaligus nguri-uri budaya Jawa. (G10-58) Manula Stres Gantung Diri KLATEN-Yatno Sumitro (79), warga Dusun Tegalmulyo, Desa Bener, Wonosari, Klaten gantung diri hingga tewas di rumahnya, Selasa (5/2). Dia diduga depresi karena sering sakit-sakitan. Orang yang kali pertama mengetahuinya adalah Ngadimin (43), seorang tetangga, pada pukul 03.00 pagi. Saksi yang melintas di depan rumah, melihat bayangan seseorang dalam posisi tergantung. Dia pun mendekat dan langsung berteriak ketika mengetahui Yatno menggantung diri. Petugas Polsek Wonosari yang datang ke lokasi tidak menemukan tanda penganiayaan.(H34-58) Pertemuan Paguyuban Peternak KLATEN-Sebanyak 50 orang anggota Paguyuban Manunggal Peternakan Klaten mengadakan pertemuan di aula Subdin Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPDKP), Selasa (5/2). Sebagai pembicara adalah Kasubdin Peternakan, Ir Sri Muryani. Dalam pertemuan itu dibahas berbagai macam isu, mulai dari penyakit ternak hingga persoalan umum peternakan. Humas paguyuban, Agus Jaka, mengatakan pada kesempatan itu diadakan pula syukuran bagi enam CPNS yang sudah diangkat menjadi PNS.(H34-58) |