logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 06 Februari 2008 PANTURA
Line

Bisnis Ternak Jangkrik

Sebulan Bisa Jual 400 Ribu Ekor

BISNIS ternak jangkrik, dapat menjadi lahan mata pencaharian yang menjanjikan. Seperti dilakukan Solichin (30), warga Kelurahan Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes. Dia setiap bulan mampu menjual 400 ribu ekor jangkrik atau 200 dus ke Jakarta, Purwokerto, dan Cirebon.

Satu dus jangkrik berisi 2.000 ekor, dijual dengan harga Rp 50 ribu. Untuk apa jangkrik itu ? Menurut lelaki murah senyum itu, jangkrik dijadikan pakan ikan atau burung peliharaan. Untuk jenis ikan tertentu, seperti lohan akan bisa merubah warga kulit ikan.

Untuk berternak jangkrik, dia cukup menggunakan bagian ruang yang kosong. Mereka ditempatkan pada dus bekas, kemudian diberinya pakan berupa eceng gondok dan bekatul. Diakui, memelihara binatang jenis serangga ini, risiko kecil, karena tahan terhadap penyakit. Namun, pada musim hujan, binatang ini tidak tahan dingin.

"Kalau musim hujan jangkrik sering stres. Untuk menghindarinya diberi penghangat listrik, atau dus tempat ternak diberi plastik," paparnya.

Beli Telur Jangkrik

Dalam pengembangbiakan, dia membeli telur jangkrik di Cirebon. Satu dus telur seharga Rp 20 ribu, setelah dikembangbiakan menjadi 4 dus. Umur sampai bisa besar sekitar 10 hari, jadi kalau modal Rp 20 ribu bisa berkembang jadi Rp 200 ribu.

Solichin sudah lima tahun menggeluti usaha ini, sebelumnya kerja serabutan di Jakarta. Kini setiap hari, kerjanya mencari eceng gondok di sungai sekitar tempat tinggalnya untuk pakan ternak jangkrik.

Saat musim hujan eceng gondok bertebaran di mana-mana, namun pada musim kemarau sulit. Jadi terpaksa dia sering mencari sampai ke luar kota.

Selain menjual sendiri barang dagangan ke luar kota, banyak langganan yang datang ke rumah. Pada saat tertentu, dia mempekerjakan adiknya mambantu memberi pakan atau mencari eceng gondok.(Wahidin Soedja-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA