logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 06 Februari 2008 MURIA
Line

WORO WORO

Dibangun Embung Raksasa

REMBANG- Pembangunan fisik proyek embung raksasa di Desa Panohan, Kecamatan Gunem, Rembang, dimulai. Pembangunan proyek senilai kurang lebih 24 miliar itu dijadwalkan akan rampung pada tahun 2009. Asisten I Sekda Gatot Sugiharso SH mengatakan proyek embung Panohan itu sebenarnya sudah masuk dalam daftar perencanaan tahun 2005, Namun, karena ada beberapa hambatan, termasuk pada proses pembebasan tanah, maka pelaksanaan pembangunannya menjadi mundur. (jl-19)

KPU Bidik Pemilih Pemula

BLORA - Potensi jumlah pemilih pemula yang cukup besar menjadikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora membidiknya sebagai salah satu sasaran sosialisasi dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng. Mereka pada umumnya tak memiliki pengetahuan dan pengalaman turut serta dalam pemilihan langsung. Dengan alasan tersebut, menjadikan KPU berkepentingan agar mereka bisa menyalurkan hak politiknya secara benar.

Ketua Divisi Sosialisasi KPU Blora, Arifin SAg mengatakan, pendataan untuk pilgub hingga kini masih berlangsung. Diperkirakan, potensi jumlah pemilih pemula di Blora mencapai 10-15 % dari keseluruhan pemilih. Sebagian besar di antaranya adalah pelajar. (H18-54)

Dana Pilkada Belum Cair

KUDUS - Dana pemilihan kepala daerah (pilkada) Kudus hingga Selasa (5/2) masih belum cair. Asisten Tata Praja Sekda, Tri Mulyo Djoko Purnomo, menegaskan, pihaknya harus mempunyai dasar yang kuat sebelum mencairkan dana itu. "Hari ini (kemarin-Red), Kepala Bagian Keuangan dan Pemerintahan berangkat ke Jakarta. Mereka konsultasi ke Departemen Dalam Negeri tentang mekanisme pencairan dana itu,'' jelasnya, saat ditemui usai rapat koordinasi persiapan pilkada di DPRD Kudus, kemarin. Djoko menyatakan, secara prinsip dana tersebut bisa cair melalui APBD. Padahal saat ini, pembahasan APBD 2008 belum tuntas. Sementara, jika dicairkan mendahului anggaran, butuh dasar hukum yang jelas. (H35-76)

Lima Meninggal Kena DBD

JEPARA - Serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Jepara kian mengganas. Pekan akhir Januari dan memasuki pekan pertama Februari, korban meninggal dunia bertambah lima orang. Jumlah penderita juga bertambah drastis, naik 100 persen lebih. Ancaman DBD belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Sosialisasi gerakan pencegahan dinilai belum menunjukkan hasil yang optimal. (H15,J4-54)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA