| Rabu, 06 Februari 2008 | KEDU & DIY |
Bekisar, Salah Satu Hewan Klangenan SoehartoSATU-satunya hewan yang memiliki taman indah dan megah seluas 6.000 meter persegi hanya ayam bekisar, tepatnya Taman Bekisar yang berada di tengah-tengah objek wisata Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta Timur. Awalnya memang H Ismail Saleh SH yang memiliki klangenan bekisar ketika menjabat Menteri Kehakiman RI. Ternyata, almarhum mantan Presiden Soeharto juga memiliki kegemaran yang sama. Bahkan dia mempunyai ayam kesayangan yang diberi nama Arjuna. ''Arjuna yang menghiasi rumah Cendana itu, di tahun 1997 pernah mengeluarkan suara koden (rusak) saat IMF membacakan terpuruknya perekonomian di Indonesia. Bahkan saat detik-detik pemberangkatan jenazah Pak Harto semua bekisarnya keluruk. Percaya tidak percaya bahwa bekisar memiliki insting kuat dan peka terhadap kejadian sekitarnya,'' ungkap pemerhati bekisar Lulu Budihardjo di Yogyakarta, baru-baru ini. Soal Taman Bekisar, dia menuturkan, kompleks tersebut dipersiapkan sejak tahun 1987, saat itu Pak Harto memohon ke Pengurus BP3 Taman Mini untuk menghibahkan tanah sebagai tempat Taman Bekisar akan didirikan. Lantas Ismail Saleh membentuk tim. Tepat pada 20 April 1989, Presiden Soeharto dan keluarganya hadir pada peresmian taman itu di TMII. ''Almarhum saat itu tampak sumringah melihat Taman Bekisar dan didampingi Ismail Saleh mengelilingi sangkar raksasa yang berdiameter sangat besar,'' imbuhnya. Di tahun yang sama, tepatnya 19 Desember, Organisasi Keluarga Penggemar Bekisar Indonesia (Kemari) terbentuk dan langsung diketuai oleh Ismail Saleh setelah mendapat wejangan dari Soeharto. Dimakan Anjing Lulu menceritakan, ada satu tragedi sekitar tahun 2003, saat ayam-ayam bekisar di sana dimakan anjing kemudian kejadian kedua ada delapan kepala ayam hilang. Ketika mendengar kejadian tersebut, almarhum marah besar. Dan sejak itulah tak ada lagi anjing berkeliaran di sana karena petugas membersihkannya. Maklum, Taman Bekisar merupakan salah satu kebanggan almarhum semasa hidupnya. ''Kita harus menjaga dan melestarikan bekisar serta ayam hutan sampai kapan pun agar tidak punah. Berbagai kegiatan digelar seperti kontes, pembudidayaan, pengelolaan taman lebih baik lagi,'' jelasnya sembari mengucapkan doa untuk Soeharto. (Agung PW- 70) |