logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 06 Februari 2008 KEDU & DIY
Line

Sambut Imlek, Pukul Lonceng dan Gong

YOGYAKARTA - Pemukulan lonceng dan gong raksasa dilanjutkan dengan pembacaan doa menandai rangkaian menyambut Tahun Baru China, Imlek, di Kelenteng Zheng Ling Gong, Yogyakarta, kemarin. Ratusan orang mengikuti kegiatan tersebut, mereka juga memperebutkan enam tumpeng ''pembawa berkah'' gaya Jawa.

Tradisi menyambut Imlek di kelenteng tersebut sejak dahulu memang bernuansakan Jawa. Adanya gong dan tumpeng memperlihatkan perpaduan dua kebudayaan. Tjhie Tjay Ing memimpin jalannya doa penuh khidmat. Usai berdoa, tumpeng dikeluarkan dan umat saling berebutan.

''Perpaduan budaya Jawa dan China di sini sudah berlangsung lama, ratusan tahun silam, tak mengherankan kalau kemudian ada gong dan tumpengan juga di sini,'' ungkap Ketua Panitia Sembahyangan, Gan Djioe Bing.

Dia menceritakan, akulturasi budaya bermula di tahun 1850. Ketika itu Sri Sultan Hamengku Buwono VII memberikan tanahnya seluas satu hektare untuk masyarakat China dan sebagian digunakan sebagai kelenteng. Sejak itulah mulai terjadi perpaduan kebudayaan yang berjalan sampai sekarang.

Pada sembahyangan kemarin, menurutnya, peserta berasal dari golongan Tionghoa dengan berbagai latar belakang agama, ada yang Islam, Katolik, Kristen, Budha, dan Konghuchu.

Tradisi

Imlek bagi masyarakat China bukan perayaan keagamaan namun tradisi pergantian tahun. Mereka melaksanakan ritual doa agar di tahun baru kehidupannya lebih baik lagi.

''Sehari sebelum pergantian tahun, sembahyang juga dilakukan warga di rumah masing-masing. Umat berjanji menetapkan dalam hati, berjanji pada diri sendiri akan bertindak lebih baik lagi di tahun baru,'' tuturnya.

Sembahyangan di tahun ini, imbuh dia, bermakna mendoakan negara supaya terbebas dari berbagai bencana alam. Mereka juga memohon agar Tuhan memberikan keamanan, kesejahteraan agar Indonesia maju dan makmur.

Rangkaian peringatan Imlek juga bakal berlangsung di Pekan Budaya Tionghoa di Ketandan. Berbagai kegiatan digelar di sana. (D19-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA