| Rabu, 06 Februari 2008 | KEDU & DIY |
Rp 200 Juta untuk Pencegahan Flu BurungYOGYAKARTA - Secara keseluruhan kasus flu burung di Yogyakarta sejak beberapa tahun terakhir ini mengalami penurunan. Meski beberapa hari lalu sempat ditemukan kasus flu burung positif di Gunungkidul. Menurut Ahmad Kasiyani, kepala Dinas Pertanian dan Peternakan DIY, Selasa (5/2), tahun 2003 silam angka kasus flu burung di DIY sempat mencapai sekitar ratusan ribu ekor unggas dan di akhir tahun 2007 lalu sudah menurun menjadi kurang lebih 10.000 ekor. Meskipun terjadi penurunan, dia berharap agar masyarakat tetap mewaspadai di sektor empat, yaitu ayam dengan jumlah kecil yang biasa dipelihara di pekarangan. Rawan Sektor ini, lanjut dia, masih cukup rawan mengingat pengawasan yang relatif sulit dibandingkan peternakan besar. Diungkapkannya, sektor empat yang paling perlu diwaspadai. Sebab, ayam-ayam itu biasa berkeliaran di pekarangan atau halaman sehingga sangat riskan menyebarkan virus dan sulit diawasi dibanding peternakan besar yang notabene mudah dipantau. Kasiyani menambahkan, untuk pencegahan penyebaran flu burung di DIY telah disiapkan dana dari APBN dan APBD sekitar Rp 200 juta. Dana tersebut di antaranya untuk penyediaan vaksin serta membantu tugas para kader dan tim respons tanggap flu burung di lapangan. (sgt-70) |