| Senin, 04 Februari 2008 | NASIONAL |
Ada ''Kampanye'' di Harlah NU Jateng
SEMARANG- Peringatan Hari Kelahiran (Harlah) ke-82 Nahdlatul Ulama (NU) tingkat Jawa Tengah diwarnai ''kampanye'' bakal calon gubernur/wakil gubernur Jateng. Hal itu terlihat dalam agenda sambutan sampai dengan doa penutup, diselingi imbauan agar mendukung Ketua PW NU Jateng, Muhammad Adnan, yang berpasangan dengan Ketua DPD Partai Golkar Bambang Sadono. Acara yang dipusatkan di Masjid Agung Jawa Tengah, Minggu (3/2), disamping dihadiri M Adnan dan Bambang Sadono, juga ada Gubernur Jateng Ali Mufiz , sejumlah kiai, serta ribuan nahdliyyin dari Brebes, Batang, Kendal, Demak dan berbagai daerah lain. Mereka memadati plasa Masjid Agung sejak pagi. Selama acara berlangsung, sejumlah mobil kampanye bergambar Bambang Sadono-M Adnan terlihat beberapa kali hilir mudik di lingkungan masjid. Sejumlah anggota tim sukses pasangan itu juga terlihat membagikan kalender bergambar kedua calon yang diusung Partai Golkar tersebut. Tampak pula mobil bergambar M Tamzil (bakal calon PPP) di sekitar masjid. Saat memberikan mauidhoh hasanah, KH Dimyati Rois (Mbah Dim) mengungkapkan, warga nahdliyyin harus selalu mengingat nama para pemimpin-pemimpinnya. Mulai dari pendiri NU KH Hasyim Asyari hingga pemimpin NU saat ini. Khusus untuk Jateng, setidaknya warga NU harus mengetahui nama Ketua Syuriah NU KH Masruri Mughni dan Ketua Dewan Tanfidz M Adnan. ''Mengetahui dan menghapal itu tidak perlu dijadikan wirid. Misalnya, membaca Masruri, Masruri, Masruri terus-menerus. Itu tidak perlu. Yang terpenting, untuk mengingat nama Doktorandus Mohammad Adnan, setidaknya sampai 22 Juni,'' katanya. Walaupun tidak secara langsung mengajak warga nahdliyyin memilih Bambang-Adnan, hadirin tampak paham dengan kata-kata Mbah Dim. Sebab berulangkali pengasuh Ponpes Al Fadlu Wal Fadhilah, Kaliwungu, Kendal tersebut menekankan agar warga NU mengingat baik-baik wajah M Adnan. Mendengar hal itu, sebagian besar nahdliyyin yang hadir tersenyum, bahkan beberapa di antaranya bertepuk tangan. KH Zuhri Ihsan yang mendapatkan kesempatan untuk memimpin doa, juga mendoakan Adnan untuk mendapatkan keberhasilan. Sementara itu Gubernur Ali Mufiz meminta warga NU selalu menjaga ketertiban selama proses pelaksanaan Pilgub. Sesuai dengan slogan Harlah Ke-82, warga NU diminta untuk menciptakan perdamaian dalam Pilgub. Dia mengatakan, jika jumlah pemilih di Jateng mencapai 26 juta, maka sekitar 40-50 % di antaranya adalah warga NU. Gubernur meminta warga NU menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub yang bakal digelar 22 Juni. ''Warga NU sesungguhnya memegang peranan yang sangat besar dalam Pilgub. Jika kader NU menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya, maka kegiatan Pilgub akan berlangsung dengan lancar,'' kata dia. Pagi hari, sebelum mauidzah hasanah, peringatan harlah NU itu dimulai dengan istighotsah pukul 07.00. Ribuan jamaah Alhidmah larut dalam doa bersama tersebut. (H7, H22,H37-46) | ||||