| Senin, 04 Februari 2008 | KEDU & DIY |
Manajemen Pendidikan Jadi Acuan Bank DuniaMAGELANG - Pengelolaan manajemen pendidikan di Kota Magelang menjadi acuan Bank Dunia, dalam menyalurkan bantuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Terkait masalah tersebut, Prima Setyawan, Konsultan Manajemen Pendidikan dan Victor Yafra ,Konsultan Perencanaan dan Anggaran Bank Dunia, meninjau berbagai instansi dan lembaga pendidikan di kota ini, kemarin. ''Sikap terbuka Dinas Pendidikan dan sekolah serta dukungan Wali Kota dan DPRD, juga terbuka menerima perubahan dan pembaruan baik program pusat, provinsi maupun asistensi donor seperti ADB dan Usaid, menjadikan Kota Magelang sebagai salah satu contoh best practice di bidang manajemen pendidikan di Indonesia,'' kata Prima Setyawan, Konsultan Manajemen Pendidikan Bank Dunia. Keduanya datang ke kota ini untuk melengkapi data, dalam upaya mencari format penyaluran bantuan pengembangan manajemen pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Dr S Budi Prasetyo SE MSi menjelaskan, Kota Magelang sudah mengembangkan penerimaan dan pengeluaran dana sekolah dengan prosedur tetap melalui penyusunan RPABS, termasuk perubahan dan perhitungan, berikut pelaporan keuangan terpadu. Selain itu, dilaksanakan pembagian dana ke sekolah dengan formula funding. Yaitu pembagian dana secara transparan, akuntabel dan fleksibel. (P60-39) |