logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 04 Februari 2008 KEDU & DIY
Line

Pemerintah Siapkan Rp 1 Triliun

  • Tingkatkan Produksi Pangan

YOGYAKARTA - Untuk meningkatkan produksi pertanian khususnya kedelai, jagung, dan padi, mulai tahun ini Departemen Pertanian menyiapkan dana Rp 1 triliun. Menurut Menteri Pertanian Anton Apriantono, dana itu akan digunakan untuk penyediaan benih, pupuk hayati, dan pestisida.

Hal itu dikatakan Menteri Pertanian Anton Apriantono, menjawab pertanyaan wartawan, usai menjadi pembicara dalam Dies Natalis Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta, Sabtu (2/2).

Menurutnya dana itu disiapkan untuk penyediaan sarana produksi pertanian terutama kedelai, yang saat ini harganya sedang tinggi.

Dikatakan Anton, masalah kenaikan harga kedelai saat ini memang cukup dilematis. Di satu sisi masyarakat menginginkan agar harga kedelai terjangkau. Sebaliknya, petani ingin agar komoditi tersebut menguntungkan.

Karena itu, Deptan akan melakukan program stabilisasi harga dan penyiapan sarana produksi pertanian. Upaya yang dilakukan, antara lain dengan jalan intensifikasi, ekstensifikasi, serta jaminan pasca panen. Dia juga membantah telah terjadi kelangkaan pupuk.

Usai dari LPP, Anton langsung melakukan panen raya kedelai jenis baluran, di Dusun Sawahan, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Bibit tanaman itu merupakan bantuan pemerintah.

Dia mengaku puas dengan hasil panenan kedelai di daerah tersebut. ''Hasil panenan kedelai ini, tidak kalah dengan kedelai import.''

Menurut petani setempat, satu hektare tanaman kedelai bisa menghasilkan Rp 24 juta. Sedangkan biaya untuk menanam, hanya sekitar Rp 5 juta. Petani setempat pun mengaku puas, karena mereka untung besar. (sgt-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA