| Senin, 04 Februari 2008 | KEDU & DIY |
Januari, Terjadi 58 Kasus DBSLEMAN - Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Hendarti Wilujeng BSc mengatakan, selama Januari 2008 di wilayahnya terdapat 58 kasus demam berdarah. Jumlah penderitanya menurun dibanding bulan yang sama tahun 2007. Hal itu diungkapkan dia pada acara Gerakan Jumat Bersih (1/2) di Dusun Daratan III, Desa Ngijon, dan Dusun Togengan, Desa Sendangarum, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman. Dia mengharapkan prestasi itu bisa dipertahankan. ''Mudah-mudahan dengan gerakan itu bisa terus menekan berjangkitnya penyakit demam akibat nyamuk Aedes aegypti. Sejak digiatkan beberapa waktu lalu, tambahnya, sekarang masyarakat sudah banyak yang menyadari tentang arti dan fungsi kebersihan lingkungan luar rumah masing-masing. Air yang Tergenang Warga juga diingatkan bahwa nyamuk tersebut lebih senang berkembang biak pada air bersih yang tergenang. Oleh sebab itu masyarakat harus selalu melakukan 3M yaitu menguras bak, mengubur sampah, dan menutup tempat penampungan air agar tidak dijadikan sarang nyamuk. Menurut dia, pemberantasan penyakit demam berdarah tidak cukup hanya dengan memberantas nyamuknya. Tapi juga dengan membasmi jentik-jentiknya lewat gerakan 3 M. Gerakan Jumat Bersih Kabupaten Sleman dilakukan intansi terkait bekerja sama dengan Bagian Humas, Dinas Pendidikan, Bappeda juga Tim Kelompok Kerja Operasional Pemberantasan Demam Berdarah Dengue. (P58-70) |