logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 04 Februari 2008 EKONOMI
Line

Anggaran Subsidi Kedelai Rp 500 M

JAKARTA-Untuk membantu perajin tahu dan tempe, pemerintah menggelontorkan dana Rp 500 miliar. Setiap perajin akan dibantu Rp 1.000 per kilogram kedelai yang dibelinya. Hal itu diungkapkan Menteri Perindustrian Fahmi Idris kepada wartawan di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta akhir pekan lalu.

''Mekanismenya nanti, setiap perajin melalui koperasi akan mendapat kupon setelah dia membeli kedelai. Dia mendapatkan minus Rp 1.000 per kilogram kedelai,'' paparnya.

Kebijakan itu merupakan bagian dari paket stabilisasi harga pangan yang diumumkan kemarin. Pemerintah, lanjutnya, akan menerapkan kebijakan tersebut mulai minggu ini. Kupon yang diserahkan ke perajin tahu dan tempe (pembeli) kepada penjual (importer) akan ditukarkan ke bank. ''Dalam hal ini bank yang telah ditunjuk, yakni BRI dan Bukopin,'' tambahnya.

Sementara, pembagian kupon akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, yakni Disperindag dan koperasi di tingkat daerah. Subsidi kedelai ini, akan berlangsung selama tiga bulan dan akan dievaluasi.

Terpisah, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Thomas Dharmawan menyambut baik kebijakan tersebut. ''Itu cukup bagus, tapi memang harga kedelai di internasional juga menunjukkan tren menurun,'' ungkapnya kepada Suara Merdeka.

Kendati begitu, ia menilai harga kedelai di tingkat internasional masih cukup tinggi Rp 6.000 per kilogram. (J10-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA