YANGON - Pemimpin oposisi Myanmar yang kini ditahan, Aung San
Suu Kyi, tidak puas dengan perundingannya bersama junta militer sejak penindasan
terhadap para pengunjuk rasa tahun lalu. Pasalnya, setelah tiga bulan perundingan
tidak ada hasil yang berarti, kata juru bicaranya, kemarin.