| Kamis, 31 Januari 2008 | SALA |
SubosukowonosratenTravo Meledak, 4 Desa PadamSOLO-Travo listrik bertegangan tinggi di Jalan Kol Sutarto, tepatnya di depan Konveksi Saerah, Jebres, kemarin siang meledak. Ledakan yang cukup keras itu menimbulkan kobaran api. Namun kobaran api hanya berlangsung selama 10 menit. Suara ledakan yang berasal dari travo listrik berkapasitas 200 KVA itu, menurut sejumlah saksi, terdengar dua kali yakni pada pukul 11.20 dan pukul 11.45. Peristiwa tersebut tentu saja membuat arus lalu lintas macet dalam waktu sesaat. Di antara saksi, yakni Sutrisno (41) dan Miko (37) warga Ngemingan, mengaku mendengar suara ledakan begitu keras, seperti bunyi ledakan bom. Akibat peristiwa itu listrik di Desa Tegalbaru, Petoran, Tegalrejo, dan Ngemingan, menurut petugas PLN Surakarta Devisi Pemasaran, Bambang K (52) mati total. Bahkan listrik di beberapa toko yang berasal dari travo yang meledak itu juga mati. (G11-63) Rp 2,5 M untuk Korban Longsor KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar menyediakan Rp 2,5 miliar untuk pengadaan lahan relokasi korban bencana tanah longsor dan banjir, yang terjadi akhir Deseber lalu. Sesuai arahan pemerintah pusat, relokasi memang harus dilakukan, dan penyediaan lahan menjadi bagian daerah. "Aturannya memang begitu. Lahan disediakan Pemkab, sedangkan pusat akan membantu pembangunan fisik. Pemprov membantu pembangunan rumah yang rusak sedang," kata Sukismiyadi, Asisten Sekda, kemarin. Saat menerima kunjungan anggota Komisi E DPRD Jateng, dia mengatakan, anggaran Rp 2,5 miliar itu di luar dana tak tersangka yang berada di rekening Bupati, untuk keperluan tanggap darurat saat bencana. Jumlahnya Rp 5 miliar dan secara rutin dianggarkan.(an-63) Persis Siapkan 16 Pemain SOLO- Enam belas nama pemain sudah digenggam untuk membentuk tim sepak bola Solo yang akan diterjunkan pada Porprov Jateng 2009. Namun Ketua Bidang Kompetisi Persis, Chaidir Ramli yang ditugasi menyiapkan tim, belum bersedia mengungkap nama-nama pemain yang bakal direkrut. "Saya akan sodorkan dulu nama-nama itu ke pengurus Persis. Kalau sudah disetujui, saya sampaikan secara terbuka," kata Chaidir, kemarin. Mereka yang masuk daftarnya adalah sebagian pemain Persis U-23 musim 2007 serta U-18 musim 2006 dan 2007. Jika dirinci berdasarkan asal klubnya, maka para pemain tersebut berasal dari klub Sparta, Arseto Amatir, PS POP dan PS Pemda. "Sebenarnya kuota pemain yang diberikan 18 orang, sehingga masih kurang dua pemain lagi. Siapa dua orang tersebut, akan kami cari sambil jalan. Kemungkinan ada pemain yang benar-benar bagus tapi lolos dari pengamatan," ujarnya. (D11-42) Mebeler DAK Tak Sesuai Spek KLATEN-Dugaan penyimpangan dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2007 sebesar Rp 20, 7 miliar terus meruncing. Sebab, pengedropan mebeler yang tiap sekolah harganya Rp 29 juta diindikasi tidak sesuai spesifikasi (spek) pengadaan. Anggota Komisi IV DPRD Klaten, Bagyo Supriyanto mengatakan, banyak aduan yang masuk kepadanya. "Beberapa kepala sekolah mengeluh mebeler yang sekarang mutunya di bawah mebeler lama. Setelah saya cek ada yang tak sesuai spek "ujar dia Rabu (30/1) usai rapat kerja dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di gedung DPRD. Menurut dia, setelah kasus dugaan itu mencuat dia sudah mengecek ke beberapa sekolah di Kecamatan Karanganom. Hasilnya mebeler yang diberikan ke tiap sekolah jauh lebih rendah mutunya dibanding yang lama. Mestinya, dengan anggaran yang sekarang mutunya jauh lebih baik. Namun temuan itu belum seluruhnya. Sebab , bisa jadi mutu mebeler di satu SD berbeda dengan sekolah lainnya. (H34-67) Jelang Pilgub, Warga Didata SOLO- Menjelang Pemilihan Gubernur Jateng 22 Juni 2008, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta melakukan pemutakhiran data pemilih, antara 24 Januari dan 13 Februari. Sesuai data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil), potensi pemilih kini diperkirakan mencapai 385.000, atau meningkat dari 376.000 jumlah pemilih yang terdaftar pada Pemilu 2004. "Pemutakhiran yang kami lakukan untuk mencocokkan data potensi pemilih dari Dispendukcapil dengan pendaftar riil yang terdapat di seluruh RT maupun RW," kata anggota KPUD Divisi Hukum, Organisasi dan Pendaftaran Pemilih, Suharsono. KPU telah menunjuk Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan petugas pendaftaran pemilih (Gastarlih) untuk mencocokkan data pemilih sementara yang telah dikelompokkan kepada Ketua RT maupun RW. Bila telah terdaftar, setiap keluarga akan diberi formulir pendaftaran. "Namun bila ada warga yang tidak terdaftar, segeralah menghubungi ketua RT atau RW setempat. Atau bisa juga melalui PPS setempat. Nanti akan diberi formulir pemilih," jelasnya. (G13-50) |