logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 31 Januari 2008 NASIONAL
Line

Polda Telusuri Asal Senpi Sindikat Narkoba

SEMARANG - Sindikat narkoba yang beroperasi di sejumlah daerah di Jateng, ditengarai sudah dilengkapi dengan senjata api (senpi). Kondisi itu membuat Ditnarkoba lebih waspada dan berhati-hati dalam melakukan penangkapan.

Kapolda Jateng Irjen Drs H Dodi Sumantyawan HS SH mengungkapkan, kasus terbesar yang diungkap jajarannya pada pertengahan Januari tahun ini di Sukoharjo.

Dalam penggerebekan di rumah yang dihuni tersangka Triyono (29), Ditnarkoba selain menyita 73,50 gram sabu-sabu, juga mengamankan sembilan senpi, magazin, serta ratusan peluru tajam berbagai kaliber dan selongsong pelurunya.

Perkembangan penyidikan terhadap senpi sitaan, terdapat empat pistol yang biasa digunakan aparat kepolisian dan TNI.

Yakni jenis revolver merek Detective Spec kaliber 38 mm Special 610054 serta jenis FN Merk Jennings J-22 dan Merk dengan No 10045.

''Kami masih menelusuri asal usul kepemilikan senpi ini. Apakah memang membeli di pasar gelap atau mendapatkan dengan cara mencuri. Tentu semua masih dalam pengembangan penyidikan,'' terang Kapolda.

Sebelumnya, secara terpisah Dirintelkam Kombes Drs Imam Yadi Suhartono MM mengungkapkan, pihaknya sejak 2007 tidak pernah mengeluarkan izin kepemilikan senpi.

Bahkan sejumlah senjata yang ada izinnya dan dimiliki masyarakat sudah diminta untuk dititipkan ke kesatuan wilayah terdekat seperti di Polres maupun Polwil. Bahkan ada juga senpi milik masyarakat yang dititipkan di Mapolda Jateng.

''Untuk senpi olahraga, setelah dipakai juga harus dititipkan ke markas kepolisian. Kalau akan dilakukan perawatan seperti dibersihkan debunya, biasanya pemilik datang sendiri ke markas kepolisian terdekat untuk membersihkannya,'' kata Dirintelkam.(D12, H21-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA