logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 31 Januari 2008 MURIA
Line

WORO WORO

Data Pemilih Terdapat Selisih

PATI -Jumlah daftar pemilih sementara (DPS) yang dilaporkan PPK se-Kabupaten Pati dengan DP4 dari Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Kandukcapil) terdapat selisih. Penyebabnya, dalam DP4 warga Desa Tawangharjo, Kecamatan Wedarijaksa yang tercatat sebagai usia pemilih hanya 64 orang. Dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) jumlah pemilih yang sampai 22 Juni mendatang tercatat ada 985.855 orang. Sementara itu, data DPS yang dicatat 21 PPK 987.867 pemilih.

Selisih 2.012 pemilih, menurut anggota KPU Ir Endro Jatmiko, karena belum semua pemilih di Desa Tawangharjo tercatat dalam DP4. Selain itu, banyak warga yang datanya tidak lengkap termasuk alamat sampai RT dan RW.

Kendati demikian, pihaknya tak khawatirkan hal tersebut. Pasalnya, masih akan diverifikasi lagi oleh petugas pendaftar pemilih (gastarlih). "Mulai 24 Januari hingga 13 Februari gastarlih mencocokkan data di tingkat RT." (H49-36)

Tiga Kali Penetapan KUA Mundur

BLORA - Tercatat sudah tiga kali penetapan kebijakan umum anggaran (KUA) mundur sehingga diprediksikan penetapan APBD 2008 yang terakhir dijadwalkan 22 Februari mendatang juga akan mundur. Padahal, semula target penetapan KUA pada 15 Januari lalu.

Banyak pihak memprediksi, jadwal tersebut akan mundur lagi jika kalangan DPRD tidak disiplin dan kerja keras. Diharapkan, untuk tahun ini dan seterusnya penetapan APBD jangan sampai mundur karena akan berpengaruh terhadap penyerapan anggaran.

Wakil Ketua DPRD Blora H Maulana Kusnanto SH ketika dimintai konfirmasi mengemukakan, sampai saat ini memang KUA belum dapat ditetapkan namun kemungkinan besar pada akhir Januari ini sudah bisa ditetapkan. ''Kalau tidak salah Sabtu (2/2) sudah bisa ditetapkan,'' ucapnya kepada Suara Merdeka, kemarin. (ud-36)

Dukuh Jambe Dapat PLTS

REMBANG- Dukuh Jambe, Desa Mlatiharjo, Kecamatan Bulu, Rembang tahun ini direncanakan mendapatkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Kementerian Percepatan Daerah Tertinggal (PDT).

Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Lingkungan Hidup (Distamben LH) Sodiq melalui Kabid Pengembangan Energi Drs Akhsanudin menuturkan, proyek tersebut akan memakan dana tak kurang dari Rp 1,6 milliar. ''PLTS yang akan dibangun di Dukuh Jambe itu diperkirakan akan bisa mengeluarkan listrik sekitar enam kilowatt,'' ujarnya.

Disebutkannya, akan disalurkan kepada 30 keluarga. Pembangkit akan memiliki konstruksi berbeda dari PLTS yang telah dipasang di Dukuh/Desa Kajar, Kecamatan Gunem tahun lalu. Di Dukuh Jambe akan dipasang secara terpusat. Dengan keberadaan PLTS di Dukuh Jambe, jumlah pedukuhan yang belum teraliri listrik saat ini tinggal 17. (H19-36)

PTPN-PRM Belum Kerja Sama

JEPARA - Belum ada kerja sama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX Balong Beji Kalitelo dengan PT Pasir Rantai Mas (PRM) Jakarta dalam rencana perluasan penambangan pasir besi di pantai utara Jepara. PTPN belum memberikan izin lahannya untuk ditambang.

Itu berarti, belum ada perkembangan berarti terkait dengan usulan perpanjangan izin penambangan oleh PRM dengan luas lahan 199 hektare yang sebagian besar masuk wilayah PTPN.

Ketua Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) Jepara Eman Pramono AR berharap, Pemkab tetap menjalankan perda penambangan pasir besi yang sudah ada dan dinilai berpihak ke masyarakat sekitar dan lingkungan. (H15-69)

Tuntutan Buruh Jambu Bol Terpenuhi

KUDUS - Sebagian tuntutan ribuan buruh PR Jambu Bol akhirnya dipenuhi. Manajemen pabrik yang jaya pada 1990-an itu, Rabu (30/1) memberi uang jasa kepada mereka. Total dana yang dikeluarkan konon Rp 3 miliar.

Manajemen Bagian Ketenagakerjaan Nurul Aqlal mengemukakan, uang jasa dibagikan kemarin atau lebih cepat satu hari dari batas waktu yang dijanjikan.

Selasa (29/1) siang hingga sore pihaknya segera menghubungi para buruh. Mereka diberi tahu, uang jasa bisa diterima. Yang belum bisa mengambil kemarin, pihaknya masih memberi kesempatan hingga Kamis (31/1) ini.

Jumlah dana yang diterima untuk buruh harian Rp 590.000. Untuk borong Rp 515.000, batil Rp 470.000. Jumlah buruh yang menerima uang jasa tersebut 4.618 orang. (H35-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA