| Kamis, 31 Januari 2008 | MURIA |
Warga Ancam Segel Tower TransmisiJEPARA- Warga Kelurahan Jobokuto Jepara mengancam akan menyegel tower transmisi yang diduga milik Telkomsel. Menurut mereka, pendirian tersebut tidak melalui proses sosialisasi dengan masyarakat sekitar. Makanya, mereka mengadukan hal itu ke kelurahan dan DPRD. "Meski tidak di lahan milik warga, tower tersebut sangat dekat dengan permukiman penduduk. Ada dampak negatifnya," tutur Supriyono, ketua Forum Peduli Masyarakat Jobokuto, Rabu kemarin (30/1). Dia menjelaskan, menara transmisi sinyal tersebut kali pertama dibangun akhir 2006, lalu dioperasikan awal 2007. Lokasinya ada di sebelah barat Pasar Jepara II, atau sekitar 25 meter dari permukiman penduduk. Karena dinilai tidak ada sosialisasi,16 April 2007 warga mengadukan persoalan tersebut ke kelurahan. Ketika itu pihak kelurahan mengundang pelaksana proyek. Pertemuan tersebut bukan inisiasi pelaksana proyek, melainkan warga yang mengadu. "Pelaksana proyek mengatakan bahwa konstruksi menara aman," kata dia. Belum Terwujud Pada Oktober 2007 warga juga mengadukan masalah itu ke DPRD. Ketika itu wakil rakyat menjanjikan akan mempertemukan dengan pelaksana proyek yang ada di Semarang dan Pemkab, namun sampai saat ini belum terwujud. Bondan, warga lainnya, menyatakan meski tidak di tanah warga pembangunan tower tersebut juga harus memiliki analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). "Bagaimana pun tower itu dekat dengan permukiman warga dan dekat taman kanak-kanak. Kalau aspirasi kami tidak diperhatikan kami segera menyegel tower," tuturnya. (H15-19) |