logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 31 Januari 2008 EKONOMI
Line

Sekilas Ekonomi

PLN Dapat Pinjaman

JAKARTA-PLN mendapatkan pinjaman sebesar 615,1 juta dolar AS dari Export Import Bank of China (Cexim) untuk pembangunan dua proyek PLTU berkapasitas 10.000 MWi. Yakni PLTU 1 Suralaya Banten (625 MW) dan PLTU 2 Paiton, Jatim. ''Pinjaman ini mengcover 85 persen dari biaya untuk pembangunan, baik Paiton maupun Suralaya,'' kata Menkeu Sri Mulyani usai penandatanganan pinjaman yang dilakukan Dirut PLN Eddie Widiono dan President of Cexim Li Rougou, di Depkeu, Jakarta, Rabu (30/1). Sementara itu, Sri Mulyani menjelaskan, pinjaman ini bertenor 15 tahun dengan masa pencairan 3 tahun. Pinjaman itu ternyata belum memenuhi total kebutuhan untuk membangun dua PLTU itu. Masih ada kebutuhan pinjaman rupiah untuk Suralaya Rp 735,3 milar dan Paiton Rp 600 miliar, totalnya menjadi Rp 1,33 triliun. (bn-33)

Calon Direksi BNI Diajukan ke BI

JAKARTA-Kementerian Negara BUMN telah menuntaskan uji kelayakan dan kepatutan calon direksi PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Nama calon direksi itu Rabu (30/1) dikirim ke Bank Indonesia untuk diproses. Demikian diungkapkan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Jakarta, Rabu (30/1). Namun, dia menolak membeberkan nama-nama calon direksi bank terbesar ketiga di Tanah Air dari sisi aset itu. Dia membantah adanya calon direksi yang mengundurkan diri dari proses seleksi. Sebelum ini beredar informasi terdapat 15 nama calon direksi BNI yang mengikuti proses uji tuntas dan kelayakan di kementerian. Namun sumber di kementerian mengungkapkan, sejumlah nama mengundurkan diri dari proses seleksi.(bn-33)

JaCC Undang Pameran Gratis

JAKARTA-Satu lagi ajang pameran kerajinan dibuka di Jakarta. Kali ini gedung mall megah Jakarta City Center (JaCC), berada di kompleks perbelanjaan mewah kawasan Grand Indonesia (Hotel Indonesia), mengundang perajin untuk memamerkan produk unggulannya secara gratis. ''JaCC kini telah menjadi alternatif tempat wisata belanja di Ibu Kota. Ide pembentukan ruang pamer ini, karena respon peminat produk UKM bagus. Kami mengundang Pemda secara bergantian,'' kata Dharsana Sulistijo, deputy director Adv & Promotion JaCC, di Jakarta, Jumat.

Dalam kesempatan itu juga dibuka "Jogja Expo" yang menampilkan 50 UKM dari Sleman. ''Ini akan membantu jalur distribusi dan pemasaran,'' kata Sri Purnomo, wakil Bupati Sleman, yang khusus datang mengawal para perajin di daerahnya. Sleman, kata dia, memiliki 14.000 UKM yang sempat berguguran usahanya ketika DIY diguncang gempa. Namun kini semua telah aktif kembali dan sekitar 40% dari UKM bergerak dalam produk kerajinan. ''Kami mendukung pemasaran sampai luar negeri dan permodalan. Dana bergulir yang sudah tersalur Rp 60 miliar lebih,'' kata Purnomo.

"Jogja Expo" juga dimeriahkan puluhan UKM binaan Badan Musyawarah (Bamus) Masyarakat Betawi. Mereka menawarkan produk aneka makanan dan jajanan oleh-oleh berbagai daerah. Juga furniture berbagai model.(wa-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA