| Kamis, 31 Januari 2008 | EKONOMI |
Asuransi Himalaya Perluas KemitraanSEMARANG-Meski harus bersaing ketat, kecenderungan penghimpunan premi asuransi menunjukkan peningkatan. Belakangan ini perusahaan asuransi bermunculan di Semarang, yang tentunya persaingan menggaet nasabah diperebutkan banyak perusahaan. Branch Manager Asuransi Himalaya Pelindung, Silas Freddy GS mengatakan, Semarang banyak dilirik perusahaan asuransi, karena memang potensial untuk penghimpunan premi. Di samping itu, perusahaan tersebut juga mampu meraih penghimpunan premi hingga Rp 4,2 miliar dengan 2.000 nasabah selama 2007. Klaim yang dibayar saat itu sekitar Rp 800 juta. Di tahun ini, Himalaya meningkatkan penghimpunan premi hingga Rp 10,5 miliar untuk wilayah Jateng dengan 5.000 nasabah. ''Kami membidik perlindungan asuransi umum, seperti kendaraan, properti, hingga marine cargo,'' katanya di sela-sela penyerahan klaim kepada nasabah Senin (28/1). Di kesempatan itu, Bambang Djudi Setiawan, nasabah Asuransi Himalaya menerima pembayaran klaim terhadap mobil KIA Carnival miliknya yang mengalami kecelakaan. Ia memproses pengajuan klaim hingga mencairkannya dalam jangka waktu kurang dari 1 bulan. Menurut dia, bentuk pelayanan berupa kecepatan waktu pencairan klaim sering menjadi pertimbangan nasabah sebelum menetukan pilihan perusahaan asuransi. Ia pun menjamin tidak ada potongan apapun dalam pembayaran klaim tersebut. Salah satu strategi perusahaan agar terus memperluas usahanya itu, Himalaya menjaring kemitraan dengan sejumlah bank maupun perusahaan pembiayaan. Untuk perbankan saat ini sudah terjalin dengan Bank Mandiri, yang memiliki kontribusi tinggi terhadap kepesertaan asuransi. Himalaya memberi jaminan perlindungan terhadap barang agunan debitor mikro dan menengah. Sementara kerja sama dengan perusahaan pembiayaan terjalin dengan Oto Multiartha, yang ditujukan bagi kendaraan yang dibeli secara kredit. Ke depan, kata Freddy, pihaknya akan menjalin kerja sama lebih luas lagi untuk mencapai target penerimaan premi. ''Dalam waktu dekat ini, kami segera melaksanakan kerja sama dengan Bank Bukopin, dan melakukan penjajakan dengan Bank Niaga,'' paparnya. (H22-33) |