logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 30 Januari 2008 PANTURA
Line

KELILING pantura

Dua ABK Tegal Hilang

SLAWI - Dua anak buah kapal (ABK) asal Desa/ Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal dikabarkan hilang di perairan La Coruna, Spanyol, sejak Selasa (14/1) lalu. Kedua ABK itu adalah Slamet Hermanto (35), dan Rudiyanto (27).

Menurut penuturan Hendra Hermawan (26), warga Suradadi, korban yang selamat, kejadian itu bermula ketika dia bersama dua temannya dan lima warga Spanyol mencari ikan di perairan La Coruna, Spanyol dengan menggunakan kapal Corderro, berbendera spanyol. Selama melaut, memperoleh ikan 30 keranjang.

"Saat itu, cuacanya sangat buruk. Anginnya kecang dan ketinggian ombak mencapai sekitar 10 meter. Ketika hendak pulang, kapal kami diterjang ombak besar. Air masuk ke kapal, hingga bagian belakang nyaris tenggelam. Nakhoda yang bernama Marco langsung memerintahkan kami agar menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut," ungkapnya.

Sekitar 10 menit kemudian, kata dia, turun hujan es. Kedelapan ABK ini pun terapung-apung di lautan selama empat jam. Selama dua jam lamanya, mereka bergandengan tangan. Namun, karena airnya begitu dingin mereka pun jatuh pingsan. Selain dua warga Kabupaten Tegal, kata dia, tiga warga Spanyol juga hilang. Hingga kemarin mereka juga belum ditemukan. (H3-61)

Caspari Akhirnya Ditangkap

BATANG - Otak pembunuh Muntaalim (35) (bukan Muntaamin-Red.), pengusaha penggergajian kayu yang juga suami dokter Eni Sri Wahyuni, dokter RSUD Kalisari Batang, Caspari (30) ditangkap oleh petugas Polsek Pulau Rimo, Polres Musi Banyuasin (Muba) Polda Sumatera Selatan.

Ia ditangkap petugas di rumah Sri Yati, masih sanak keluarganya di Jalur 16 Kecamatan Pulau Rimo, Kabupaten Muba. Kapolres Batang AKBP Edi Suroso menyatakan, penangkapan tersebut merupakan hasil koordinasi antara jajarannya dengan Polres Muba.

''Identitas Caspari, kami kirim ke Polres Muba. Selanjutnya diteruskan ke Polsek Pulau Rimo. Ternyata benar, tersangka saat itu berada di rumah saudaranya dan langsung ditangkap,''ujar Kapolres. (ar-61)

117 Warga Duwet

Belum Miliki Fasilitas MCK

PEKALONGAN - Kondisi lingkungan masyarakat Kelurahan Duwet tertinggal dibanding kelurahan lain. Buktinya, 177 warga yang tinggal di kelurahan itu belum memiliki sarana mandi cuci dan kakus (MCK). Selama ini mereka memanfaatkan sungai untuk mandi dan mencuci serta buang air besar. Kondisi ini membuat Wali Kota HM Basyir Ahmad prihatin.

Usai meninjau wilayah itu, ia segara mengambil kebijakan untuk memperbaiki lingkungan Duwet. Bahkan, seorang warga Hasan Syukur menyumbang lahan 6 x 3 m2 untuk lokasi MCK umum.

''Dari tanah itu, segera dibangun dua unit MCK umum, sehingga warga tidak perlu khawatir untuk kebutuhan mandi, cuci dan buang air besar,''kata Wali Kota ketika berkunjung di Duwet yang didampingi Kepala Bapermas Ir Candra Herawati dan Kabag Humas Maryati SH MSi, Selasa (29/1).

Kunjungan tersebut berkaitan dengan upaya Pemkot yang akan mewujudkan Kota Pekalongan bebas rumah kumuh tahun ini dan lingkungan bebas kumuh tahun 2010. (A15-61)

Tunjangan Guru TK Disunat

TEGAL - Puluhan guru taman kanak-kanak (TK) di Kota Tegal mengeluhkan adanya penyunatan tunjangan fungsional sebesar Rp 20.000/guru. Penyunatan itu diduga dilakukan sejumlah oknum pegawai di Departemen Agama (Depag) Kota Tegal.

Salah seorang guru TK yang menolak ditulis namanya ketika dihubungi,Selasa (29/1) mengatakan, pungutan dilakukan oknum pegawai Depag. Besar pungutan sekitar Rp 20.000 per orang.

Hal itu mereka lakukan dengan alasan sebagai ucapan terima kasih karena dana tunjangan fungsional Rp 200.000 kepada masing-masing guru TK telah cair.

Dia mengemukakan, uang pungutan tersebut sebelum diserahkan, terlebih dulu dikumpulkan melalui Ikatan Guru Raudhatul Athfal (Igra).

Masing-masing guru TK menyerahkan sekitar Rp 20.000, sehingga dari 47 anggota Igra terkumpul Rp 940.000.

Kepala Depag Kota Tegal M Rifai ketika akan dikonfirmasi tidak ada di kantor. Menurut Kepala Tata Usaha (TU) H Abd Mufid MBA baru ke Semarang. (H17-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA