logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 30 Januari 2008 MURIA
Line

PKB Tunggu Kepastian Surat Rekomendasi

KOTA - DPC PKB Kudus masih menunggu keluarnya rekomendasi dari DPP. Hingga Selasa (29/1) siang, surat tersebut belum turun. Padahal, pendaftaran bakal calon akan dimulai akhir minggu ini. Posisi PKB sebenarnya cukup strategis. Memiliki enam kursi di DPRD, mereka bisa mengajukan pasangan tanpa ada keharusan berkoalisi dengan partai lain.

Meski demikian, mereka tetap butuh waktu untuk melakukan sosialisasi terhadap pasangan yang diusungnya. Itu mengapa surat keputusan mengenai kepastian bakal calon itu diharap bisa turun segera.

Ketua DPC PKB, Akhwan Sukandar, menegaskan, rekomendasi akan turun minggu ini. "Yang pasti sebelum pendaftaran dimulai Sabtu (2/2) besok, rekomendasi sudah turun. Hanya kami belum tahun dengan pasti kapan waktunya," jelas Akhwan saat dihubungi, kemarin.

Dia mengatakan, jika surat itu sudah ada di tangannya, pasti semua pihak termasuk wartawan akan diberi kabar. Akhwan juga menolak mengatakan jika rekomendasi itu turun ke dirinya sebagai wakil bupati yang berpasangan dengan Amin Munajat.

Menurutnya, sebelum ada surat tertulis, maka semua kemungkinan masih terbuka.

Beberapa waktu lalu, Sekjen DPP PKB Yenny Wahid mengatakan, rapat pleno DPP telah memutuskan menyetujui pasangan Amin-Akhwan. Sementara penerbitan surat rekomendasi masih menunggu persyaratan administrasi.

Dukung Maeysaroh

Terpisah, Wakil Ketua Pengurus Harian Cabang DPC PPP Kudus, Zaenuri Islam, meminta seluruh kader dan simpatisan partai untuk menerima, mengamankan, dan melaksanakan rekomendasi Pengurus Harian Wilayah DPW PPP Jateng. Seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu, DPW menetapkan Ketua Pengurus Harian Cabang DPC PPP, Hj Maesyaroh, sebagai bakal calon wakil bupati dalam Pilkada Kudus mendatang.

Hal itu disampaikan Zaenuri mengingat adanya kemungkinan muncul pihak-pihak yang tidak puas dengan keputusan DPW terkait pemberian rekomendasi kepada Maesyaroh.

Zaenuri mengatakan, rekomendasi yang diterima Maesyaroh merupakan hasil dari mekanisme partai yang telah diakui DPW.

"Kalau DPW tidak mengakui, tidak mungkin DPW mengeluarkan rekomendasi kepada Bu Maesyaroh," lanjutnya. Saat ini, PPP telah berkoalisi dengan PDI-P. Meski demikian, belum ada kepastian apakah Maesyaroh bakal maju bersama bakal calon bupati dari PDI-P, Musthofa Wardoyo.(H35-76)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA