logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 30 Januari 2008 BANYUMAS
Line

Aris Wahyudi Janji Tidak Korupsi

KEBASEN-Kampanye terbuka pasangan Aris Wahyudi-Asroru Maula di lapangan Desa Mandirancan, Kebasen, kemarin berjalan meriah. Lokasi kampanye putaran kelima itu asri dan sejuk karena dikelilingi hamparan sawah menghijau.

Sekitar pukul 12.30 ribuan pendukung berkaos putih merah bergambar pasangan nomor 4 berdatangan dengan truk, sepeda motor, mikrobus, dan mobil pribadi. Mereka saling menunjukkan empat jarinya saat bertemu sebagai tanda sesama pendukung calon yang diusung PDI-P itu.

Saat Aris-Asroru bersama tim suksesnya datang ke lokasi, massa antusias menyambut. Senyum dan tawa riang, jabat tangan, peluk kekeluargaan, dan ciuman penuh keakraban menghangatkan suasana pada siang kemarin.

Dalam kampanye yang diawali pentas musik, juru kampanye Juli Krisdiyanto mengingatkan para pendukung tetap waspada terhadap penggunaan simbol dan logo PDI-P oleh pihak tak bertanggung jawab. Aris Wahyudi adalah satu-satunya calon bupati yang direkomendasi PDI-P.

Pilih Banteng

Pernyataan Sekretaris DPC PDI-P Banyumas itu kembali ditegaskan oleh Aris Wahyudi dalam orasi di depan pendukungnya. ''Di sini banteng semua? Banteng milih banteng?'' tanya Aris.

''Betul, banteng milih banteng!'' jawab massa.

''Barang siapa cinta kepada Ibu Megawati dan PDI-P tentu cinta nomor 4, betul?'' tanya Aris lagi.

''Betul, kami siap memenangkan Mas Aris menjadi bupati!'' jawab massa seraya mengacungkan keempat jari mereka.

Aris juga menyatakan tidak akan korupsi jika kelak terpilih menjadi bupati. Dana kampanye bersama pasangannya Asroru Maula bersumber dari uang pribadi.

Ia mengatakan tidak mempunyai utang politik kepada siapapun, sehingga dana APBD tidak akan digunakan untuk melunasi utang politik tetapi untuk mewujudkan program empat gratis. (H47-27)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA