| Selasa, 29 Januari 2008 | PANTURA |
Penyelamatan Dieng Perlu Kesamaan Persepsi 6 DaerahBATANG- Untuk menyelamatkan kawasan Pegunungan Dieng dari kerusakan lingkungan, perlu persamaan persepsi dari pemerintah daerah yang memiliki wilayah tersebut. Yakni, dengan cara melakukan inventarisasi dan identifikasi peraturan-peraturan yang sudah ada. ''Ini sangat penting untuk melangkah pada tindakan yang harus dilakukan. Selama belum ada kesamaan persepsi dari masing-masing daerah, akan sulit melaksanakannya,'' ujar Dr Erman Rustiadi MAgr dari Program Pengkajian Pengembangan dan Perencanaan Wilayah (P4W) IPB. Penegasan itu dikatakannya seusai workshop tentang kawasan Dieng yang diadakan LSM Peduli Lingkungan Jeram, Mitra Dieng, bersama Bagian Lingkungan Hidup dan Produksi Setda Batang di ruang Mawar, kemarin. Selain itu, menurut dia, penting juga memahami dan menyepakati kata kawasan. Apalagi, Pegunungan Dieng berada di enam kabupaten yaitu Banjarnegara, Wonosobo, Kendal, Batang, Pekalongan, dan Temanggung. Selain itu diperlukan kehadiran lembaga di luar pemerintahan, termasuk masyarakat di sekitarnya. Itu dalam rangka menyerap isu-isu lingkungan. ''Yang lebih utama jangan sampai masyarakat di kawasan itu dijadikan penyebab masalah. Tapi dijadikan target untuk bersama-sama melestarikan kawasan Dieng.'' Kompleks Kabag Lingkungan Hidup dan Produksi Ir H Agus Riyadi MM menyatakan, permasalahan yang dihadapi di kawasan Dieng sangat kompleks. Tidak hanya masalah konservasi, tapi juga budaya, pariwisata, serta pertanian. ''Khusus di Batang, penanganan di Dieng ditangani oleh Bagian Lingkungan Hidup dan Produksi. Itu karena kami menitikberatkan pada aspek pelestarian lingkungan. Karena itu kami melibatkan berbagai instansi untuk bersama-sama bergabung seperti Kantor Kehutanan dan Perum Perhutani menyangkut konservasi, dengan Dinas Pariwisata menyangkut situs purbakala, dan dengan Dinas Pertanian yang berkaitan dengan agroekonomi,'' papar dia. Ketua Panitia M Aminudin mengatakan, kegiatan itu dalam rangka berbagi pengetahuan dalam mengembangkan pengelolaan kawasan Pegunungan Dieng, serta merumuskan konsep dan strategi pengembangan ke depan. (ar-65) |