| Selasa, 29 Januari 2008 | OLAHRAGA |
Persijap Terancam Kehilangan PilarJEPARA- Persijap Jepara bisa kehilangan para pemain pilar yang direncanakan dipertahankan untuk musim 2008. Belum pastinya status sumber dana dari APBD 2008 sebesar Rp 10 miliar, semestinya tidak menyurutkan langkah pengurus untuk segera menetapkan waktu evaluasi sekaligus pembubaran manajemen lama, untuk membentuk manajemen yang baru. Wakil sekretaris tim Nur Jamil mengatakan, manajemen lama hanya mempersiapkan pertanggungjawaban saat evaluasi nanti. ''Pada saat seperti ini, memang sudah waktunya memburu pemain. Buktinya beberapa pemain Persijap ada yang diminati klub lain. Yang bisa kami lakukan baru berkomunikasi dengan beberapa pemain yang bisa dipertahankan. Tapi kami belum bisa melangkah lebih jauh, karena itu menjadi wewenang manajemen baru nanti,'' katanya. Pemain yang diinformasikan telah mendapatkan tawaran klub lain adalah Donny Siregar dan Anton Hermawan. Donny yang asli Tapanuli diminati PSMS Medan, sedangkan Anton yang kelahiran Bandung diincar Persikab Kabupaten Bandung yang tahun ini promosi ke Divisi Utama. Satu pemain sudah pasti lepas, yakni Fakhrudin yang berlabuh di Persisam Samarinda, klub promosi Divisi Utama yang dikabarkan musim 2008 ini menerima dana APBD Rp 18 miliar. Manajer Edy Sujatmiko belum bisa menyebut kapan evaluasi tim, karena masih menunggu kepastian dari Ketua Umum Persijap Hendro Martojo. Hingga saat ini pihaknya masih fokus pada persiapan pertanggungjawaban selama musim 2007. Wakil sekretaris tim yang lain, Arif Dharmawan mengungkapkan, mulai pekan ini manajemen menyerahkan dana yang digunakan pada musim lalu. Pada tahun 2007 Persijap mendapatkan kucuran dana APBD Rp 13,1 miliar dan berhasil memenuhi target menembus Superliga 2008. Tim dari Badan Pengawas Daerah (Bawasda), Bagian Keuangan Setda, dan perwakilan dari masyarakat umum mulai memverifikasi penggunaan dana tersebut. Setelah selesai verifikasi, evaluasi oleh ketua umum baru dilakukan. (H15-40) |