| Selasa, 29 Januari 2008 | OLAHRAGA |
Ridwan Hijrah ke Pelita JayaSEMARANG- PSIS tidak bisa menahan kepindahan M Ridwan ke klub lain. Semua usaha telah dilakukan pengurus untuk membujuk pemain yang akrab disapa Tong Eng ini untuk bertahan di skuad Mahesa Jenar. Namun, negosiasi tidak membuahkan hasil. Musim depan, Ridwan dipastikan lepas. "Usaha mempertahankan Ridwan sudah kami lakukan. Tapi, dia berhak menentukan pilihannya sendiri. Kami tidak bisa paksakan Ridwan bergabung dengan PSIS," ungkap Wakil Ketua Bidang Liga PSIS, Setyo Agung Nugroho yang ditugasi melakukan pendekatan terhadap pemain. Lantas, di manakah Ridwan akan berlabuh musim depan? Agung menyatakan mantan pemain Persegi Gianyar itu akan memperkuat klub lamanya, Pelita Jaya. Sebetulnya, di antara klub-klub yang mendekatinya, nilai kontrak Pelita paling rendah. Tapi, Tong Eng ingin merasakan tangan dingin pelatih Fandi Ahmad dalam menangani tim. Itu untuk meningkatkan penampilannya. "Dia akan hijrah ke Pelita. Tapi belum resmi karena belum tanda tangan kontrak," ujarnya. Agung mengakui PSIS sebenarnya sangat membutuhkan Ridwan untuk mengangkat penampilan tim. Namun di sisi lain, pengurus harus realistis. Sebagai profesional, pemain kelahiran 8 Juli 1980 itu juga menggantungkan hidupnya dari sepak bola. Olahraga tersebut sudah menjadi mata pencahariannya. Karena itu, Agung tidak menyalahkan Ridwan menerima tawaran dari klub lain yang nilai kontraknya lebih menggiurkan. "Ya seperti hukum dagang. Jika ada tawaran yang lebih menarik dan menguntungkan, harus diambil. Apa yang dilakukan Ridwan kami hargai. Kami harus realistis," katanya. Maman Abdurahman Dari pertemuan dengan Ridwan, Minggu (27/1), diketahui tawaran yang diberikan klub-klub seperti Persija Jakarta, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persisam Samarinda, dan Pelita Jaya lebih tinggi dari kontrak Tong Eng di PSIS tahun 2007. Jika musim depan tanpa APBD, manajemen tim belum tentu mampu mengontrak Ridwan dengan nilai yang sama dengan 2007. "Terus terang, kami tidak mampu bersaing dengan klub-klub yang punya dana besar. Untuk mengontrak Ridwan seperti musim lalu saja kami tidak mampu," tuturnya. Dengan terbatasnya dana tersebut, Agung khawatir pemain-pemain pilar lainnya seperti Maman Abdurahman juga bakal meninggalkan Mahesa Jenar. Kabarnya, mantan pemain Persijatim itu juga diincar Persija Jakarta dan Sriwijaya FC. Karena itu, pengurus akan segera melakukan pendekatan. "Kami hanya sekadar melakukan pendekatan. Untuk negosiasi kontrak, kami belum berani. Mengingat kondisi keuangan PSIS musim depan belum jelas," tuturnya. Jika manajer tim dan pelatih sudah terpilih, yang akan segera dilakukan adalah mencari pemain-pemain lokal binaan klub-klub Semarang. Seleksi akan dilakukan secara ketat agar mendapat pemain-pemain muda potensial yang siap bertarung di Liga Indonesia. "Dari pemain lokal tersebut kami hanya bisa berharap mampu memunculkan Ridwan atau Maman yang lain," tandasnya. (H13-40) |