| Selasa, 29 Januari 2008 | OLAHRAGA |
Persipura Pertahankan 90 Persen PemainJAKARTA- Salah satu semifinalis Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2007, Persipura Jayapura, tidak akan melakukan banyak perubahan pada skuadnya untuk musim depan. Mereka memilih mempertahankan pemain yang sudah ada. Ini berarti, Persipura kemungkinan tidak mengeluarkan dana besar untuk belanja pemain. "Tidak banyak perubahan yang dilakukan. Setidaknya 90 persen pemain dipertahankan. Untuk rekrutmen pemain baru, kami akan mengambil dari tim U-18 dan U-23 yang dinilai sudah matang," ujar Iwan Nazarudin, asisten manajer Persipura Jayapura, Senin (28/1). Menurutnya, ada empat hingga lima pemain dari kedua tim tersebut yang sudah dibidik masuk tim senior. Mereka akan diturunkan dalam berbagai laga uji coba dan menjalani serangkaian tes sebelum masuk tim senior. "Ini merupakan bagian dari regenerasi yang dilakukan Persipura. Papua tak pernah kehabisan pemain bertalenta. Setelah berakhirnya musim ini, kami akan melakukan rekrutmen dari tim yunior. Kami tidak akan merekrut pemain lokal dari klub-klub lain," lanjut Iwan. Dengan materi pemain seperti sekarang, Persipura diprediksi bakal semakin solid. Pasalnya, deretan pemain muda yang sudah dimatangkan selama satu musim terakhir bakal makin bersinar. Sebut saja Cornelius Kaimu, Paulo Rumere, Ardilles Rumbiak, Anton Mahuse, dan Stevi Bonsapia. Belum lagi Boaz Solossa yang akan mencapai usia keemasan. Albeto Goncalves Selain itu, Persipura juga mempertahankan legiun asing, termasuk striker Albeto da Costa Goncalves. Penampilan gemilang penyerang asal Brasil yang menjadi top scorer Copa Di Sam Soe Indonesia 2007 dengan enam gol itu menjadikan Albeto diminati klub-klub lain. Karena itu, Persipura ingin segera melakukan negosiasi untuk memperpanjang kontrak pemain yang akrab disapa Beto ini. "Kami telah melakukan pembicaraan untuk perpanjangan kontrak. Mereka sangat profesional dan tegaskan tetap ingin bermain untuk Persipura. Semua itu bergantung kondisi tim. Bila kedua pihak puas dan senang, pemain tentu tidak ingin pergi," kata Iwan. Persipura menapak sampai ke final Copa Indonesia 2007, namun digagalkan oleh Sriwijaya FC lewat adu penalti. Tahun lalu, ambisi mereka merebut mahkota itu juga diganjal Arema Malang di final. "Saya berharap kegagalan itu tak terulang musim depan. Kami belajar dari kegagalan tahun ini. Harus diakui, kami mengalami antiklimaks di final. Penampilan puncak kami justru terjadi di semifinal saat menghadapi Persija Jakarta. Kami berharap pertandingan semifinal dan final tahun depan tidak terlalu berdekatan sehingga tim bisa melakukan persiapan lebih baik dan menyajikan pertandingan yang menarik," katanya. (wgm-40) |