| Selasa, 29 Januari 2008 | KEDU & DIY |
12 Stasiun TV Tayangkan MaksiatMUNTILAN-Ketua Lembaga Dakwah PB Nahdlatul Ulama , KH Nuril Huda, mengatakan, 12 stasiun televisi di Indonesia berlomba-lomba menyajikan tayangan kemaksiatan kepada masyarakat. Ia menyebutkan contoh, sinetron yang hanya pamer kekayaan atau klenik serta infotainmen yang isinya gosip selebritis. "Sementara kondisi bangsa Indonesia memprihatinkan. Banyak bencana alam melanda berbagai sudut tanah air, seperti tanah longsor dan banjir," katanya dalam acara Pengajian Hari Lahir Ke-82 NU di Gunungpring, Muntilan, kemarin. Ia mengajak nahdliyin untuk mengadakan dzikir dan mohon ampun kepada Allah SWT, agar bangsa kita terlepas dari berbagai musibah. Dinomorduakan Persoalan lain dikatakan, pendidikan agama masih dinomorduakan setelah pendidikan umum. Sehingga menjadikan pendidikan anak-anak tidak mantab. Pemahaman agama kurang dan ujungnya ketakwaan kepada Allah SWT juga berkurang. "Pemerintah menyadari untuk mengatasi berbagai masalah pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan persoalan krusial, sangat dibutuhkan dukungan ormas," kata Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto. Ia menyampaikan penghargaan kepada para ulama yang memberikan kontribusinya, dalam ikut mendukung program pemerintah, terutama mengangkat harkat dan martabat manusia. "Pembangunan tak hanya sebatas sarana dan prasarana fisik, tetapi diimbangi peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujarnya. Pengajian yang diselenggarakan MWC NU Muntilan hari itu dinilainya bermanfaat sebagai sarana pendalaman dan pemahaman beragama menuju peningkatan iman dan takwa kepada Alah SWT. (pr-39) |