logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 29 Januari 2008 EKONOMI
Line

Sekilas Ekonomi

Percakapan Seluler Naik 50%

JAKARTA-Lalu lintas percakapan seluler pengguna Telkomsel selama acara pemakaman mantan predisen Suharto naik 50% dari occupancy network 65% ke 96%. Telkomsel juga membangun infrastruktur jaringan layanan 3G di sekitar makam tepatnya di sute Metasih 2,4 Km dari Astana Giribangun (lokasi makam).

Demikian diungkapkan Manager Corporate Communication Telkomsel, Suryo Hadiyanto, kemarin. "Hal tersebut ternyata banyak dimanfaatkan pelanggan Telkomsel untuk berkomunikasi tatap muka melalui layanan video call," ujar dia, kemarin.

Telkomsel juga meningkatkan kapasitas voice dua kali lipat, menambah kanal sinyal untuk memperlancar trafik SMS, dan menyediakan kanal khusus dan kanal dinamis untuk layanan data GPRS.(dtc-59)

Produk Shar-E Diminati

JAKARTA-Hingga saat ini, pemegang rekening Shar-E Bank Muamalat mencapai 1.310.524 kartu dari 440 kabupaten/kota di seluruh tanah air dan beberapa negara lainnya. Hal itu diungkapkan Saefudin Noer, Direktur Bank Muamalat usai penarikan 260 hadiah umrah Shar-E tahap II periode tahun 2007 di Jakarta, kemarin.

Menurut dia saldo rata-rata yang berhasil dihimpun mencapai Rp 1.338.860.363,04, atau saldo rata-rata per nasabah mencapai lebih dari Rp 1 juta.

Malah, lanjut dia, di Indonesia khususnya Maluku dan Papua, hanya dengan 4 kantor kantor bank Muamalat dan 28 kantor pos online telah dipercaya oleh 34.000 masyarakat lewat Shar-E. (bn-59)

RI-Iran Kerja Sama Pasar Modal

JAKARTA- Indonesia dan Iran, adalah negara berkembang yang menjadi bagian emerging market dunia. Kedua negara pun bersepakat menjalin kerja sama untuk memajukan industri pasar modal.

Kepala Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bappepam-LK) Fuad Rahmany menyambut baik kerja sama tersebut untuk meningkatkan peluang di pasar modal. "Pasar modal Iran juga sedang tumbuh dan listed company-nya hampir berjumlah sama dengan kita. Banyak peluang yang bisa ditingkatkan," katanya.

Saat ini, kata Fuad, kapitalisasi pasar modal Iran mencapai 50 miliar dolar AS. Meskipun masih lebih rendah dibanding Indonesia, pasar modal Iran dinilai cukup potensial. (J10-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA