logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 29 Januari 2008 EKONOMI
Line

Kuncinya Komitmen

MENJADI profesional dalam bisnis memang butuh proses. Lewat proses itulah, kita belajar mengenal, menguasai, mengembangkan dan akhirnya merajai. Setidaknya kita memiliki kemampuan mengenal karakteristik bisnis yang digeluti melalui sebuah proses. Lewat proses itu pulalah, Gunawan Santoso, pemilik 3 G Power bisa menemukan kunci keberhasilannya dalam berbinis.

"Hanya ada dua, yakni komitmen dan kepercayaan," kata Gunawan yang juga menjadi master dealer produk Acer wilayah Jateng dan DIY serta HP untuk wilayah Semarang. Komitmen kepada pihak distributor di Jakarta untuk tidak menjual barang palsu, benar-benar ditaati. Termasuk komitmen pemenuhan target penjualan berikut pembayaran yang tepat waktu.

Komitmen itulah yang kemudian memunculkan kepercayaan dari distributor. "Kepercayaan itu saja sudah sebuah berkah. Untuk itu harus ada timbal balik yang memadai. Seperti memberi pelayanan terbaik, membayar tepat waktu dan harus bisa memegang janji," katanya.

Bisnis teknologi informasi memiliki karakteritik unik. Modal besar, profit kecil tetapi risiko besar. Mengurangi risiko itulah, problem terberat yang harus dihadapi. Untungnya, pihak distributor tergolong sangat bagus dan memberikan perhatian lebih dengan menawarkan sistem proteksi. Dengan sistem ini, semua risiko bisa diminimalkan. Jadi ketika harga turun, sudah diproteksi, sehingga tidak banyak mengalami kerugian. Misalnya, notebook tipe A harga Rp 9 juta, tetapi 2 minggu kemudian harga turun jadi Rp 8 juta. Maka kita mendapat cash back Rp 1 juta. Melihat tipologi ini, kita dituntut bermain cepat dalam mengantisipasi pasar agar barang yang dibeli segera terserap pasar.

Selain proteksi, Gunawan mengakui, kamampuan mengelola dan melakukan penetrasi pasar menjadi pilihan paling tepat. Apalagi pemakai komputer di negeri ini masih sangat kecil. Indonesia masih sangat tertinggal dalam pemakaian IT dibandingkan negara berkembang lain, tetapi potensinya sangat besar. Seiringnya terus berkembangnya teknologi informasi, kini harga produk IT juga semakin turun. Penurunan harga inilah yang akan memacu penyerapan pasar produk IT. Artinya, akan meningkatkan potensi pasar. Bahkan kini ada sekolah yang sudah mewajibkan anak didiknya memiliki laptop sendiri. (33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA