logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 29 Januari 2008 BANYUMAS
Line

JALUR SELATAN

Pencuri Lampu Ditangkap

PURBALINGGA-Kawanan pencuri lampu tower operator seluler ditangkap warga saat sedang beraksi, Sabtu (26/1). Mereka melakukan perbuatannya siang hari di tower yang berada di kompleks Pasar Kejobong. Padahal saat itu sedang hari pasaran.

Kapolres AKBP Budi Siswanto didampingi Kapolsek Kejobong AKP Supono dan Kasat Reskrim AKP Mugiman menjelaskan, pelaku adalah Candra alias Aloi (38), warga Kalikobok, Kecamatan Tanon, Sragen; Zeni Wagino (34), warga Desa Kalisuren, Bojonggede, Bogor; dan Muji Harmoko (25), warga Jl AW Soemarmo Purbalingga.

"Ketiganya datang ke tower Telkomsel yang dijaga Gareng. Kepada Gareng, pelaku yang berpakaian rapi itu mengaku mendapat perintah dari pimpinan untuk memberbaiki kabel arde tower itu. Karena gayanya meyakinkan, Gareng menyerahkan kunci tower," kata Kapolres.

Gareng menjadi curiga saat mengamati pelaku. Sebab dua orang memotong-motong kabel di bawah dan seorang lagi naik tower untuk mengambil lampu. Dia lalu menanyakan surat tugas, namun pelaku tidak bisa menunjukkan. Gareng juga meminta mereka mengisi daftar hadir perbaikan. Lagi-lagi mereka bingung.(F10-29)

Regulator Meledak

PURWOKERTO-Penjaga WC di Lokawisata Baturraden, Imam Setiawan (16) asal Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Minggu (27/1) sore luka parah terkena ledakan regulator pengisi gas senapan permainan paintball.

Korban yang sangat dekat dengan ledakan, dahinya sobek empat sentimeter dan mata kanan memar. Karena lukanya serius, oleh petugas Lokawisata, korban dilarikan ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.

Sekitar pukul 14.15, korban berjaga WC disuruh Riko (20) untuk menaruh beberapa senapan untuk paintball yang sudah habis gasnya ke kantor Lokawisata. Lokasi permainan paintball di dekat panggung terbuka.

Sesampai di kantor, korban yang hanya diminta menaruh senapan paintball itu mencoba-coba mengisinya. Korban tak tahu cara yang aman untuk mengisi gas ke dalam tabung kecil di senapan mainan tersebut.

Senapan mainan painball diisi gas sebagai tenaga untuk melepaskan peluru-peluru berisi cairan warna yang dibalut karet. Saat mencoba mengisi gas itu, regulator tabung gas meledak akibat tekanan gas yang diduga sangat kuat. (G23-55)

Narkoba Jadikan Kehancuran

BANJARNEGARA- sifat jahat narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (napza) harus diwaspadai oleh masyarakat, jika tidak ingin bangsa ini hancur.

Demikian disampaikan Kapolres Banjarnegara AKBP Sutekad Mujiraharjo dalam materinya tentang Penanganan Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Banjarnegara, pada dialog publik sekaligus pertemuan rutin Fokohumas belum lama ini.

Lebih jauh dikatakannya, ada tiga sifat jahat khas pada narkoba, masing-masing adalah habitual, adiktif dan toleran.

Pada sifat pertama, ujar dia, akan menyebabkan pemakai menjadi terbiasa, akrab dan familiar dengan narkoba. Pada akhirnya hal ini berkembang menjadi ingin memakai, dan sangat membutuhkan sehingga mau tidak mau harus terus memakai.

Sedangkan pada sifat jahat kedua berupa adiktif, akan berdampak pada tidak dapat berpisah dengan narkoba. "Bila berpisah akan timbul rasa sakit dan dapat menyebabkan pemakainya bunuh diri".(J3-29)

Perda Pendidikan Disahkan

CILACAP - Ada kabar melegakan bagi orang tua murid di Cilacap. Pasalnya Raperda Pendidikan Bebas KKN Senin (28/1), resmi disahkan sebagai Perda.

Pengesahan dicapai melalui Rapat Paripurna DPRD Cilacap yang diikuti para anggota dewan dan sejumlah pejabat Pemkab. Sejumlah ketentuan substansial dari Perda yang baru disahkan tersebut antara lain, pengelola satuan pendidikan dilarang memungut, menerima dan mengelola biaya pendidikan dengan alasan apa pun dari orang tua peserta didik. Selain itu, pengelola satuan pendidikan juga dilarang mengadakan dan atau memperjualberilkan buku-buku pelajaran, seragam, perlengkapan sekolah dan lain-lain kepada peserta didik.

Selanjutnya, pengelola satuan pendidikan dalam proses penerimaan siswa baru, harus memprioritaskan dari keluarga yang tidak/kurang mampu. "Selain itu pengelola pendidikan dalam proses belajar wajib memaksimalkan ruang kelas yang sudah ada.(G21-75)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA