SUARA MERDEKA
 
INDEKS NASIONAL Senin, 28 Januari 2008

JAKARTA - Indonesia kehilangan seorang tokoh besar, Minggu (27/1). Mantan Presiden Soeharto mengembuskan napas terakhirnya pukul 13.10 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) setelah menjalani perawatan intensif selama 24 hari.

PAGI itu, 9 Juni 1999. Aku bertanya kepada Pak Harto, ''Seandainya Bapak masih Presiden, apakah saya akan diangkat jadi menteri?'' Pak Harto tersenyum kebapakan, memandang dengan mata berbinar dan menjawab lugas, ''Ya!'' Katanya sambil mengangguk.

DI kalangan masyarakat Jawa, khususnya di wilayah Surakarta, sebagian percaya dengan firasat dan tanda-tanda alam bertalian dengan peristiwa besar. Wafatnya Soeharto juga ditandai dengan munculnya tanda alam,

MINGGU, 27 Januari 2008, Jenderal Besar (Hor) H Muhammad Soeharto wafat dalam usia 87 tahun 8 bulan. Upaya terbaik puluhan dokter ahli dari tim dokter kepresidenan dengan peralatan kedokteran mutakhir, akhirnya menyerah. Pria kelahiran 8 Juni 1921 itu kembali ke haribaan Tuhan setelah berulang kali dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan.

KARANGANYAR - Kegiatan di Astana Giri Bangun, Karanganyar langsung meningkat kemarin. Semula, warga masih ada beberapa yang berziarah. Tapi setelah kabar wafatnya mantan presiden Soeharto diterima, jalan masuk kompleks Astana langsung ditutup. Seluruh kendaraan di lapangan parkir A dibersihkan dan diminta ke lapangan parkir D di bawah.

SINGAPURA - Para pemimpin dunia menyampaikan bela sungkawa dan penghargaan kepada almarhum Soeharto atas peranannya mewujudkan stabilitas dan pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara. Namun, mereka mengakui noda pelanggaran hak asasi manusia selama dia berkuasa juga tidak mudah dihapuskan.

JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku Kepala Negara menginstruksikan kepada seluruh kantor instansi pemerintah, kantor perwakilan RI di luar negeri dan seluruh masyarakat luas agar mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang selama tujuh sebagai masa berkabung atas meninggalnya HM Soeharto, presiden kedua RI.

JAKARTA- Mantan Presiden Abdurrahman Wahid kemarin melayat mantan Presiden Soeharto di rumah duka di Jl Cendana nomor 8 Jakarta, Minggu (27/1). Gus Dur mengungkapkan, Indonesia telah kehilangan putra besar.

WONOSOBO- Kepedulian dan pelestarian hutan turut diapresiasikan para jurnalis dalam Gerakan Wartawan Menanam (GWM), Minggu (27/1), di kawasan Telaga Menjer, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.

SOLO- Meninggalnya mantan Presiden Soeharto membuat Dalem Kalitan ikut sibuk. Rumah di Jalan Kalitan yang baru dibuka untuk umum tiga hari lalu, kemarin ditutup lagi. Aparat dari Poltabes Surakarta, Kodim dan Korem mengambil alih pengamanan di bekas rumah Gusti Ratu Alit tersebut.

JAKARTA-Mantan Presiden RI Soeharto telah tiada, namun gugatan perdata terhadap Yayasan Supersemar dan Soeharto masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kasus perdata penguasa Orde Baru ini akan ditanggung oleh pihak keluarga.

JAKARTA- Tim kuasa hukum Soeharto menyatakan dengan meninggalnya penguasa Orde Baru itu, secara otomatis kasus perdatanya harus dihentikan. Tim kuasa hukum pun berharap Kejaksaan dapat menggugurkan gugatannya.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA