| Senin, 28 Januari 2008 | SALA |
Revitalisasi Balekambang Dilanjutkan
SOLO- Pemkot Surakarta mengalokasikan dana Rp 900 juta dalam APBD 2008 untuk melanjutkan pembangunan Taman Balekambang. Dana tersebut, menurut Kepala Dinas Tata Kota (DTK) Agus Joko Witiarso, antara lain akan digunakan untuk melengkapi plafon dan lantai gedung wayang orang serta pembuatan gapura masuk. Selain Rp 900 juta, Pemkot juga mengalokasikan dana Rp 7,5 miliar di APBD 2008 untuk melunasi utang pada investor yang merevitalisasi taman itu. Total dana untuk merevitalisasi kawasan itu adalah Rp 15 miliar. Sebelumnya di APBD 2007, Pemkot telah mengalokasikan dana senilai Rp 7,5 miliar sebagai uang muka. Agus Joko mengatakan, dengan adanya lanjutan pembangunan itu maka gedung wayang orang belum bisa digunakan. ''Pembangunan fisik gedung itu memang sudah selesai. Pada Desember 2007 lalu, pihak kontraktor juga sudah menyerahkan pada Pemkot. Namun lampu-lampu dan sound system pangung di gedung wayang orang belum dipasang,'' jelasnya. Dia memperkirakan, gedung wayang orang baru bisa dipakai pada bulan Juni atau Juli 2008 setelah pembangunan lanjutan selesai,'' kata dia di sela-sela mendampingi Menteri Kehutanan MS Kaban dan Wali Kota Surakarta Joko Widodo (Jokowi) ketika melakukan penanaman pohon, Minggu (27/1). Jokowi menegaskan, berdasarkan konsep penataan kota, revitalisasi pembangunan Taman Balekambang secara keseluruhan baru mencapai 25 persen. Revitalisasi Balekambang yang sudah selesai baru sebatas penataan taman dan pembangunan gedung kesenian/wayang orang. ''Kami baru melobi Pemprov Jateng untuk meminta lahan yang berada di sebelah timur Taman Balekambang. Lahan tersebut, juga merupakan satu kesatuan bagian yang akan direvitalisasi. Pemprov menyambut positif rencana itu,'' ujar dia. (G8-50) |