| Senin, 28 Januari 2008 | RAGAM |
Jambu Monyet untuk Pegal LinuADA kalanya jambu monyet atau jambu mete (Anarcadium occidentale L) dikonsumsi sebagai buah, terutama dibuat rujak atau manisan. Meski rasanya agak sepet dan nyegrak, buah itu cukup digemari orang karena menyegarkan. Selain itu, jambu mete bisa dikonsumsi untuk keperluan kesehatan. Berdasarkan referensi Tanaman Obat Indonesia (TOI), jambu mete berkhasiat sebagai antirematik (iptek@net.id; 2007). Dengan khasiat itu, tanaman dari keluarga Anacardiaceae ini dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit kanker, kencing manis, sakit kulit dan luka bakar. Daun jambu mete sejak lama juga digunakan untuk mengatasi pegal linu. Kulit kayunya dimanfaatkan untuk mengatasi buang air besar, diare, dan sariawan. Sedangkan getahnya untuk mengobati borok dan kutil. Tanaman jambu mete masih mudah dijumpai di sejumlah daerah Jawa Tengah. Batangnya berkayu, bulat, bergetah, dan berwarna putih kotor. Daunnya tunggal, dan berbentuk bulat telur dengan ujung membulat. Tepi daun rata, tapi pangkalnya runcing. Panjang daun 8-22 cm, lebar 5-13 cm, dengan pertulangan menyirip. Pada saat muda, daun berwarna kuning. Setelah tua berubah menjadi merah. Bunganya majemuk, berbentuk malai, dan dijumpai di ketiak daun maupun ujung cabang. Mahkota bunga runcing. Sedangkan buahnya berbentuk seperti batu, keras, dan berwarna hijau kecokelatan. Di bagian ujung buah terdapat lengkungan sepanjang 3 cm. Daun dan Kulit Bagian tanaman yang biasa dipakai untuk pengobatan adalah daun muda, kulit kayu, dan getahnya. Daun dan kulitnya mengandung asam anakandat, kardol, zat samak, asam galat, gingkol, minyak lemak, protein, katekhin, dan sitosterin. Untuk mengatasi gangguan pegel linu, siapkan ramuan yang terdiri atas 10 gram daun muda jambu mete, 7 gr rimpang kencur, dan 110 ml air. Ramuan dibuat menjadi pasta encer, kemudian diseduh. Anda bisa meminumnya satu kali dalam sehari, sebanyak 100 ml. Ini dilakukan selama empat hari berturut-turut. Perlu diingat, getah jambu mete mengandung kardol beracun, dan dapat menyebabkan radang kulit. Jadi, sebelum dicampurkan dengan bahan lain, bebaskan daun dari getah dengan cara mencucinya dengan air bersih. Untuk penyakit lain, sesuai dengan manfaatnya, daun atau kulit kayu tanaman jambu monyet diracik dengan bahan tambahan dan takaran yang sama, diproses menjadi obat. Untuk sakit yang berkaitan dengan kulit (borok, luka, dan kutil), cukup diolesi dengan getah buah tersebut selama beberapa hari sampai luka mengering. (Gupita Dara Swara Ovinta-32) |