| Senin, 28 Januari 2008 | OLAHRAGA |
FPTI Desak Seluruh Atlet PON DidaftarkanKARANGANYAR- Rencana pengurangan atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan ke PON 2008 mendapat reaksi dari Pengurus Daerah Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengda FPTI) Jateng. FPTI meminta KONI Jateng tetap konsisten dengan kebijakannya memberangkatkan seluruh atlet yang lolos. ''Kalau atlet yang akan diberangkatkan itu terbatas, mestinya diinformasikan sejak jauh-jauh hari. Tidak mendadak seperti sekarang ini,'' kata sekretaris FPTI Jateng Budi Triyanto, Minggu (27/1). Budi mengemukakan, pencoretan atlet yang sudah lolos kualifikasi akan mematahkan semangat. Mereka sudah berjuang habis-habisan agar lolos dan berangkat ke PON. Jika tetap dicoret, tak menutup kemungkinan atlet-atlet itu mutung dan pindah ke daerah lain pada PON berikutnya. Sebagai solusi, dia meminta KONI untuk tetap mendaftarkan atlet. Sedangkan biaya tiket pesawat ditanggung masing-masing induk cabang olahraga. ''Biaya makan dan penginapan akan ditanggung tuan rumah Kaltim,'' terangnya. Kejurda Sementara itu, FPTI Karanganyar ditunjuk menjadi tuan rumah kejurda panjat dinding. Kejuaraan yang akan berlangsung 21-23 Maret itu memperlombakan nomor speed dan lead putra dan putri. Sehari sebelum kejurda, FPTI akan menggelar rapat kerja daerah untuk membahas program, terutama menyangkut persiapan PON 2008 dan Porprov 2009. Menurut Ketua FPTI Karanganyar Langgeng Widodo, kejurda terbuka bagi umum, baik atlet pelatda jangka panjang (PJP) yang akan diberangkatkan ke PON maupun non-PJP. Bahkan, atlet non-PJP yang menjadi juara, dapat masuk ke PJP dan menggeser atlet yang ada. Sebab penentuan atlet PON untuk cabang panjat dinding/tebing berdasarkan nomor (entry by number), bukan nama. ''Kejurda 2008 merupakan persiapan atlet sebelum diterjunkan dalam try-out pada kejurnas yang akan digelar 2-8 April di Jakarta,'' ujar Langgeng. (G8,D11-78) |