| Senin, 28 Januari 2008 | NASIONAL |
Giri Bangun Hanya Tampung 2.000 OrangKARANGANYAR - Kegiatan di Astana Giri Bangun, Karanganyar langsung meningkat kemarin. Semula, warga masih ada beberapa yang berziarah. Tapi setelah kabar wafatnya mantan presiden Soeharto diterima, jalan masuk kompleks Astana langsung ditutup. Seluruh kendaraan di lapangan parkir A dibersihkan dan diminta ke lapangan parkir D di bawah. Puluhan petugas dari Kodim Karanganyar dan Korem Surakarta, maupun dari Polres dan Polwil langsung berdatangan di kompleks itu. Mereka disebar menjaga dan mensterilkan lokasi. Hari ini rencananya Presiden SBY dan Wapres akan hadir ke pemakaman Pak Harto. Kendaraan pengangkut tenda juga berdatangan. Petugas memasang tenda di seluruh kompleks Astana. Kendaraan pengangkut berbagai peralatan tampak keluar dan masuk. Hingga pukul 23.00, persiapan pemasangan tenda masih berlangsung. Sudah disiapkan 2.000 kursi tamu di Astana. "Sudah disiapkan, kapasitas tamu hanya 2.000 orang. Jadi mohon maaf jika sebagian tamu tidak masuk ke Astana Giri Bangun," kata Bupati Karanganyar Rina Iriani, Minggu (27/1). Menurut Rina, hingga semalam tamu dari luar negeri yang telah mengkonfirmasi akan datang yakni PM Singapura Lee Hsien Loong dan Deputi PM Malaysia. "PM Australia belum konfirmasi ulang, namun saat (Soeharto) kritis sudah pernah konfirmasi akan datang," ujar Rina. Di lapangan Karang Bangun, petugas menyiapkan untuk parkir para tamu VIP. Rencana semula, seluruh tamu akan diantar ke Astana dengan kendaraan kecil milik para camat dan kepala Dinas di Pemkab Karanganyar. ''Ini untuk menjaga agar jalan masuk menuju lokasi pemakaman tidak banyak dilalui kendaraan berat. Sebab tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu baru saja diperbaiki. Meski sudah aman, kami perlu menyikapi, sehingga hanya kendaraan keluarga dan kendaraan Presiden saja yang bisa sampai di Astana,'' kata Rina. Jalan yang longsor memang sudah selesai dilebarkan sampai ke pinggir tebing. Meski sedikit berbelak-belok berbentuk S, tapi jalan sudah kembali lebar, setelah diterjang longsor sampai tinggal separuh. Semalam, petugas membersihkan jalan di sekitar lokasi longsor, karena tanah-tanah menumpuk belum dibersihkan. Kesibukan luar biasa juga terjadi di rumah dinas Bupati Karanganyar. Rencananya, para tamu VIP mulai para dubes, menteri, dan presiden akan transit di rumah dinas tersebut, baru kemudian meluncur ke Astana Giri Bangun. Karena itu kompleks tersebut juga disterilkan. Ada 20 bus VIP kecil yang disiapkan untuk mengangkut para tamu itu sampai ke lapangan Karang Bangun. Bus akan dipakai mengangkut para tamu VIP sampai Karangbangun. Setelah dari Karangbangun, seluruh tamu diangkut kendaraan kecil jenis Kijang dan Avanza milik para kepala Dinas dan Kantor ''Kami menyiapkan 23 kendaraan kecil di Pendapa rumah dinas maupun di Karangbangun. Jadi yang bisa naik ke atas nanti hanya mobil Presiden dan tamu kepala negara tetangga jika ada. Selain itu mobil keluarga. Yang lain, diantar jemput kendaraan kecil,'' kata Iskandar, kepala Kantor Komunikasi dan Informasi Karanganyar. Dia juga mengatakan, satu jam sebelum jenazah mendarat di Bandara Adi Soemarmo, seluruh tamu VIP sudah harus berada di lokasi Astana Giri Bangun. Jalan dari bandara menuju Astana Giri Bangun langsung ditutup untuk umum. Kendaraan yang melintas, dipersilakan mencari jalan alternatif. Kendaraan jenazah akan melintasi jalan utama Palur - Jl Lawu Karanganyar - Karangpandan - Matesih - Giri Bangun. Karena itu masih ada jalur Matesih - Karanganyar lewat Ngadiluwih yang bisa dipergunakan lalu lintas umum. Namun untuk kendaraan dari Tawangmangu, semua harus berhenti di terminal Karangpandan sebelum rombongan jenazah melintas. Informasi sementara, jenazah akan tiba di Bandara Adi Soemarmo sekitar pukul 10.00. Dijemput dengan upacara oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Darpito. Setelah itu dibawa ke Astana Giri Bangun, dan dimakamkan dengan upacara kenegaraan dipimpin Presiden SBY. (an,dtc-60,62) |