| Senin, 28 Januari 2008 | SEMARANG |
Warga Kibarkan Bendera Setengah TiangSALATIGA- Begitu mendapat informasi mantan Presiden Soeharto meninggal dunia, Minggu (27/1) pukul 13.10, sejumlah warga langsung berinisiatif memasang bendera setengah tiang di depan rumah mereka. Begitu juga sejumlah kantor dan instansi di Kota Salatiga, terutama instansi militer. Ny Murti, warga Sidomukti, Salatiga, merasa berduka atas meninggalnya mantan penguasa orde baru itu. Menurutnya, meskipun ada kesalahan dalam perbuatannya, jasa-jasanya membangun negeri ini sangat besar. Kepala Inkom Pemkot Salatiga Drs Petrus Resi MSi mengatakan, sesuai dengan pengumuman dari pemerintah pusat, selama tujuh hari dinyatakan sebagai hari berkabung. Warga diminta mengibarkan bendera setengah tiang. ''Mulai Senin, Pemkot akan mengumumkan suasana berkabung di radio-radio,'' kata Petrus. Sebagai catatan sejarah, mantan Presiden Soeharto pernah bertugas di Kota Salatiga, sekitar tahun 1950-an. Saat itu dia menjabat sebagai pucuk pimpinan TNI setingkat Komandan Korem (Danrem) dengan pangkat kolonel. Rumah dinasnya di Jalan Diponegoro 073, yang sekarang menjadi rumah dinas Danrem. (H2-37) |