| Senin, 28 Januari 2008 | SEMARANG |
Karang Taruna Diminta Jadi Organisasi TerdepanKENDAL- Karang taruna Jateng diharapkan menjadi organisasi termaju dan terdepan di wilayahnya. Sebagai organisasi yang mempunyai jaringan hingga tingkat desa, karang taruna harus mampu mengambil inisiatif kesetiakawanan nasional menjadi sebuah benteng dan agen solusi pencegah masalah-masalah sosial. Demikian dikemukakan Ketua Umum Nasional Karang Taruna Dr Dodik Susanto SH MSi, di sela-sela kegiatan pencanangan kegiatan leadership dan outbound yang diikuti 1.200 anggota karang taruna se-Jateng, kemarin (27/1). ''Yang dimaksud masalah-masalah sosial adalah narkoba, perilaku A-Pancasialis,'' papar Dodik didampingi Ketua Karang Taruna Jateng Putat YB SH. Masalah-masalah itu harus bisa diantisipasi oleh karang taruna di Jateng dengan tindakan preventif di wilayahnya. ''Sampai saat ini di desa-desa terdapat 8.535 organisasi karang taruna. Organisasi ini merupakan pilar dan kader penggerak di desa yang mengedepankan semboyan-semboyan Pancasila. Keberadaan mereka sangat efektif di masyarakat,'' katanya. Kegiatan yang berlangsung di Objek Wisata Citra Asri Nglimut, Desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kendal itu, antara lain dihadiri Sekda Jateng Drs Hadi Prabowo SH MH mewakili Gubernur H Ali Mufiz, Ketua DPRD Jateng H Murdoko SH, serta 20 ketua Karang Taruna tingkat Provinsi di Indonesia, seperti Maluku Utara, Sumbar, Sulteng, Bangka, dan DKI Jakarta. Demokrasi Ketua panitia acara Afroni menjelaskan, peserta kegiatan sebagian besar berasal dari karang taruna di Kota Semarang. Adapun 35 kabupaten/kota di Jateng hanya mengirim tiga hingga lima wakil. ''Kegiatan leadership dan outbound dilaksanakan dua hari mulai Sabtu (26/1) sore hingga Minggu (27/1). Tujuan acara adalah untuk merajut perbedaan, menebar persaudaraan, bersatulah pemuda Indonesia,'' paparnya. Dia mengemukakan, perbedaan demokrasi di Indonesia saat ini dinilai bagus dan masih dalam batas kewajaran. ''Namun, perbedaan tersebut harus ditampung menjadi satu suara, mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, hingga secara nasional untuk kemudian diarahkan ke tujuan baik,'' ujarnya. Dia menuturkan, Sabtu (26/1) sore rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, mendirikan kemah, pentas seni, serta temu wicara dengan ketua karang taruna Jateng. Outbound baru mulai dilaksanakan Minggu (27/1). (G15-37) |