| Senin, 28 Januari 2008 | SEMARANG |
Dua Warga Desa Karanganyar Terperangkap di SumurGROBOGAN- Dua warga Dusun Krajan, Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, nyaris tewas dalam sumur Mushala Mifathul Hidayah, Sabtu (26/1) siang. Korban adalah Muhamad Rifan, pengurus Mushala Mifatahul Hidayah dan Suparmin, seorang warga yang kerap dimintai tolong menggali sumur. Keduanya nyaris tewas saat berusaha memperbaiki pompa air mushala yang sedang rusak. ''Beberapa waktu terakhir pompa mushala rusak, sehingga warga kesulitan mencari air wudlu. Puncaknya ketika warga bermaksud shalat jenazah, air tidak bisa mengalir,'' jelas Kades Karangannyar Sutarno, Minggu (27/1). Berangkat dari keprihatinan tersebut, warga didampingi pengurus mushala berinisiatif memperbaiki pompa. Dipimpin Muhamad Rifan, siang itu Suparmin dan Lasidi bermaksud mengangkat pompa yang dipasang menggantung lima meter di bawah bibir sumur. Pompa yang rusak sedianya akan diganti dengan pompa baru. Suparmin yang kerap menggali sumur turun ke bawah menggunakan dua tangga yang digantungkan dari atas. Jatuh Belum sampai meraih pompa, Suparmin menjerit disertai suara berdebum akibat tubuhnya jatuh ke dalam air. Mengetahui tetangganya mengalami nasib naas, Muhamad Rifan berusaha menyelamatkan. Namun, imam mushala tersebut juga mengalami nasib serupa. Tubuhnya langsung terjatuh menimpa Suparmin, begitu turun menapaki tangga. Lasidi yang melihat dua temannya terperangkap dalam sumur, seketika berteriak meminta tolong. Kepanikan segera terjadi di tempat itu begitu terdengar kabar orang jatuh dalam sumur. Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi mushala sembari membawa berbagai macam peralatan. Hanya saja, karena warga khawatir ada gas beracun, korban tidak seketika bisa dikeluarkan dari dalam sumur. Akibatnya, Muhamad Rifan dan Suparmin sempat terperangkap sekitar setengah jam sebelum seorang warga nekat menyelamatkan korban. ''Berbekal tali sepanjang 15 meter dan sehelai kain sarung, Nurhadi yang tak lain adik ipar Muhamad Rifan, turun ke dasar sumur berkedalaman 12 meter,'' kata Warsimin, seorang warga. Dibantu ratusan orang, satu per satu korban bisa ditarik keluar setelah diikat menggunakan kain sarung yang dibawa Nurhadi. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Dr Soedjati Purwodadi. Hingga kemarin kondisi korban terus membaik. Informasi sementara menyebutkan, mereka kehabisan oksigen sehingga akhirnya terjatuh lemas di dalam sumur. (H41-37) |