logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Januari 2008 SEMARANG
Line

PMI Jateng Back to Basic

SEMARANG - Menindaklanjuti arahan ketua umum PMI Pusat dalam Mukernas PMI yang diselenggarakan 5-8 November tahun lalu, yaitu mengajak seluruh jajaran palang merah untuk kembali pada mandat yang sebenarnya, Palang Merah Indonesia Wilayah Jateng memutuskan untuk kembali pada mandat yang sebenarnya (back to basic).

Hal itu disampaikan Sekretaris PMI Jateng, dokter Imam Triyanto, Sabtu (26/1) di sela-sela Musyarawar Kerja Daerah PMI Jateng di gedung Dinas Kesehatan Jateng. Kegiatan itu dihadiri pengurus PMI Jateng, pengurus PMI Kota/Kabupaten, dan koordinator wilayah PMI.

Dikatakan, maksud kembali ke mandat adalah dengan menjalankan tugas pokok PMI sesuai dengan Keppres RI No 246 Tahun 1963 melaksanakan tugas-tugas bantuan pertama pada tiap-tiap bencana alam atau perang.

Selain itu juga meringankan beban penderitaan manusia dengan tidak membedakan agama, bangsa, suku bangsa, warna kulit, golongan, jenis kelamin maupun bahasa.

''Mengapa harus kembali ke mandat?'' Karena tingkat bencana dan dampak yang ditimbulkan cenderung meningkat, kemudian keterbatasan sumber daya, harapan yang tinggi masyarakat terhadap PMI, tuntutan pelayanan kualitas, dan pentingnya peningkatan citra positif PMI di masyarakat. "Selain itu agar program PMI benar-benar terfokus, terkonsentrasi, terintegrasi dalam satu kesatuan aksi kemanusiaan," lanjutnya.

Pusat Diklat

Sebelumnya Ketua PMI Jateng, Sasongko Tedjo memaparkan, beberapa kegiatan besar atau khusus yang dilakukan tahun 2007, antara lain pembangunan gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan di Sambiroto. Proyek ini sekarang dalam tahap penyempurnaan, dan rencana diresmikan Maret.

Dikatakan, nilai aset pembangunan gedung itu mencapai Rp 4,2 miliar yang terdiri atas bantuan Pemrov Jateng sebanyak Rp 2,1 miliar, PMI Pusat Rp 1 miliar, dan PMI Daerah Rp 1,1 miliar.

Dijelaskan, selama tahun 2007 pengurus PMI daerah mencoba memetakan kekuatan cabang yang meliputi sembilan bidang, yakni tertib organisasi, penyelenggaraan bulan dana, penggalian dana di luar bulan dana, penanganan bencana, pelayanan yankesos, SDM, partisipasi pemanfaatan unit logistik PMI Jateng dan UTDC. (H36-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA